Payakumbuh - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Payakumbuh–Lima Puluh Kota sukses menyelenggarakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) dan Konferensi Cabang (Konfercab) Sabtu (31/10) di Aula Kantor Bawaslu Payakumbuh. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kaderisasi, konsolidasi organisasi, sekaligus menentukan arah kepemimpinan baru PMII Payakumbuh–Lima Puluh Kota.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sumatera Barat, M. Yusuf Rahman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh, komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lima Puluh Kota, komisioner KPU Kabupaten Lima Puluh Kota, serta para senior PMII dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kehadiran para penyelenggara pemilu dan senior PMII tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap proses kaderisasi serta regenerasi kepemimpinan organisasi.
Dalam sambutannya, Ketua PKC PMII Sumatera Barat, M. Yusuf Rahman, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jantung organisasi yang harus terus dijaga keberlangsungannya.
"PKD bukan sekadar kegiatan formal untuk mendapatkan status sebagai kader PMII, tetapi merupakan proses awal dalam membentuk karakter, memperkuat ideologi, serta menumbuhkan tanggung jawab kader terhadap organisasi dan masyarakat," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa PMII harus mampu melahirkan kader yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberanian mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan bangsa. Menurutnya, kader PMII harus mampu mengaktualisasikan nilai-nilai pergerakan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam pelaksanaan PKD kali ini, tercatat sebanyak 10 peserta mengikuti proses kaderisasi tingkat dasar. Para peserta diharapkan dapat memahami nilai-nilai dasar pergerakan, memperkuat komitmen organisasi, serta mengembangkan kapasitas diri sebagai bagian dari generasi penerus PMII.
Selain pelaksanaan PKD, rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan Konferensi Cabang sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi kepengurusan, perumusan arah gerakan, serta proses regenerasi kepemimpinan organisasi.
Dalam hasil Konfercab tersebut, Natasya Oktavia terpilih sebagai Ketua Cabang PC PMII Payakumbuh–Lima Puluh Kota, sementara Munifah terpilih sebagai Ketua KOPRI PC PMII Payakumbuh–Lima Puluh Kota.
Ketua Cabang terpilih, Natasya Oktavia, menyampaikan bahwa amanah kepemimpinan yang diberikan melalui Konfercab merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama seluruh kader.
"Ini bukan tentang siapa yang terpilih dan siapa yang tidak, tetapi tentang bagaimana kita bersama-sama menjaga rumah pergerakan ini. Amanah ini merupakan tanggung jawab kolektif untuk membawa PMII Payakumbuh–Lima Puluh Kota menjadi organisasi yang lebih progresif, solid, dan berdampak," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kepengurusan ke depan akan berupaya memperkuat sistem kaderisasi, membangun solidaritas antarkader, serta menjadikan PMII sebagai ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas intelektual dan kepemimpinan.
Sementara itu, Ketua KOPRI terpilih, Munifah, menyampaikan bahwa KOPRI memiliki peran strategis dalam mendorong penguatan kapasitas perempuan di lingkungan PMII.
"KOPRI harus menjadi ruang yang aman dan produktif bagi kader perempuan untuk bertumbuh. Kita ingin perempuan PMII tidak hanya hadir sebagai pelengkap organisasi, tetapi juga mampu menjadi subjek perubahan, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta berani mengambil peran strategis dalam setiap ruang gerakan," tuturnya.
Menurutnya, KOPRI ke depan perlu memperkuat solidaritas, meningkatkan kualitas kader perempuan, serta menghadirkan gerakan yang responsif terhadap berbagai persoalan perempuan.
Terselenggaranya PKD dan Konfercab ini menjadi bagian dari komitmen PC PMII Payakumbuh–Lima Puluh Kota dalam menjaga kesinambungan kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan. Dua agenda tersebut tidak hanya menjadi bagian dari mekanisme organisasi, tetapi juga menjadi fondasi dalam melahirkan generasi pergerakan yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.
Dengan terpilihnya Natasya Oktavia sebagai Ketua Cabang dan Munifah sebagai Ketua KOPRI, diharapkan kepengurusan baru mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi, memperkuat konsolidasi internal, serta memperluas kontribusi PMII di tengah masyarakat. (Tmi)