Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 


PADANG, NETRALPOST — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan yang humanis di tengah masyarakat. Tepat pada Jumat, 26 Juni 2026, Korps Sabuk Putih Sumbar menggelar agenda rutin jumat berbagi kebaikan yang kali ini digerakkan oleh jajaran personil Induk 3 Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR). Kegiatan edukasi simpatik yang dibalut nuansa religius ini menyasar para pengendara dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur penugasan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan bertajuk "PosJubah" atau Polantas Sedekah Jumat Barokah ini merupakan salah satu pilar penegakan hukum persuasif kepolisian. Melalui momentum hari Jumat yang penuh berkah, institusinya berupaya meruntuhkan sekat pembatas antara petugas di lapangan dengan para pengguna jalan. Polisi lalu lintas tidak hanya hadir sebagai penegak hukum yang kaku, melainkan sebagai pelindung, pengayom, dan mitra karib yang peduli terhadap kesejahteraan warga. 

"Jumat penuh berkah ini menjadi momentum bagi Polantas untuk hadir berbagi kepedulian secara langsung sebagai bentuk nyata pengabdian kami kepada masyarakat Sumatera Barat," ujar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq dalam pernyataan resminya hari ini. Beliau menambahkan bahwa setiap langkah kecil kebaikan yang ditaburkan oleh para personel di jalan raya diharapkan mampu membawa manfaat sosial yang luas sekaligus menularkan energi positif terkait pentingnya keselamatan bagi sesama pengguna jalan. 

Lebih lanjut, Dirlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa di balik pembagian sedekah dan paket bantuan tersebut, terselip misi edukasi yang sangat krusial. Di bawah komando operasional Induk 3 Sat PJR, para petugas aktif menyosialisasikan pentingnya penggunaan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi. Semboyan utama “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan” terus digemakan guna membangun kesadaran kolektif masyarakat agar tertib berkendara.

Aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh Induk 3 Sat PJR ini mendapatkan respons yang sangat positif serta apresiasi hangat dari warga setempat maupun para pengendara yang melintas. Masyarakat mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan kehadiran sosok Polantas yang ramah dan peduli. Pendekatan humanis seperti ini dinilai jauh lebih efektif dalam menyentuh kesadaran pengendara dibandingkan sekadar melakukan penindakan atau sanksi di jalan raya.

Sebagai penutup, kegiatan Jumat Berkah pada akhir bulan Juni 2026 ini juga diselaraskan dengan rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Ditlantas Polda Sumbar berharap konsistensi program jumat berbagi ini dapat terus menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di seluruh wilayah hukum Sumatera Barat. Polisi memastikan akan terus mendampingi aktivitas mobilitas masyarakat dengan mengedepankan pelayanan prima yang presisi dan berhati nurani. (Nofri Tanjung) 


 

Sumatera Barat, netralpost --- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat resmi mengumumkan rencana pengalihan arus lalu lintas di kawasan Jembatan Jeruai. Langkah strategis ini diambil sehubungan dengan dimulainya proyek penting berupa Rehabilitasi Jembatan Jeruai yang terletak pada Ruas Jalan Bukit Putus hingga Batas Kota Padang KM 18+400. Pengerjaan fisik dan pengalihan jalur ini dijadwalkan bakal berlaku aktif mulai hari Senin, 29 Juni 2026 mendatang.

Guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan pasokan logistik selama proyek berlangsung, pihak BPJN Sumbar telah menyiapkan infrastruktur cadangan berupa Jembatan Sementara atau Jembatan Bailey. Seluruh kendaraan yang biasa melintasi area utama akan dialihkan sepenuhnya ke jembatan darurat tersebut. Upaya ini dilakukan agar interkoneksi antarwilayah tetap terjaga dengan baik tanpa mengorbankan jalannya proyek konstruksi.

Keamanan struktur jembatan darurat tersebut dipastikan telah melewati rangkaian pengujian ketat sebelum dibuka untuk umum. Pihak berwenang tercatat sudah melaksanakan uji kelayakan sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 8 Juni 2026 dan disusul pada tanggal 19 Juni 2026. Berdasarkan hasil evaluasi teknis yang komprehensif, Jembatan Bailey ini dinyatakan sepenuhnya aman dan layak untuk dilalui kendaraan.

Kendati dinyatakan aman, jembatan sementara ini memiliki keterbatasan kapasitas tonase yang wajib dipatuhi oleh para pengendara, khususnya angkutan barang. BPJN Sumatera Barat menetapkan aturan tegas bahwa batas berat kendaraan yang diperbolehkan melintas di atas Jembatan Bailey adalah maksimal 25 ton. Pembatasan ketat ini diberlakukan demi menjaga ketahanan jembatan darurat agar tidak mengalami kerusakan prematur selama masa rehabilitasi jembatan utama.

Sehubungan dengan perubahan pola lalu lintas ini, pihak BPJN menyampaikan imbauan mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat dan pengguna jalan yang akan melintas. Pengendara sangat diminta untuk selalu disiplin mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang terpasang, menghormati batas tonase kendaraan, serta mengikuti setiap arahan dari petugas yang bersiaga di lapangan. Kesadaran kolektif ini dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan, keamanan, serta kelancaran arus kendaraan.

Pihak penyelenggara proyek juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada publik atas ketidaknyamanan perjalanan yang mungkin timbul selama proses perbaikan berlangsung. BPJN Sumbar sangat mengapresiasi pengertian sekaligus kerja sama yang baik dari seluruh pengguna jalan demi terwujudnya infrastruktur jembatan yang lebih kokoh dan mantap di masa depan.(nofri tanjung) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan KA Pariaman Ekspres pada momentum Hari Asyura 10 Muharram 1448 H yang bertepatan dengan rangkaian Festival Tabuik di Kota Pariaman.

Sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres setiap harinya dengan total kapasitas 4.240 tempat duduk.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan utama untuk bepergian sekaligus berwisata, terutama pada momen libur dan penyelenggaraan event budaya berskala besar.

“Kemarin, pada Hari Asyura 1448 Hijriah atau bertepatan dengan Kamis, 25 Juni 2026, volume pelanggan KA Pariaman Ekspres mencapai 6.082 penumpang atau setara dengan 143% dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 4.240 tempat duduk,” jelas Reza.

Dibandingkan dengan hari biasa yang rata-rata melayani sekitar 3.000 pelanggan per hari, jumlah tersebut mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat atau mencapai sekitar 103%.

“Peningkatan volume pelanggan ini tidak hanya mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, tetapi juga menunjukkan efektivitas perencanaan operasional yang telah disiapkan KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang pada masa libur dan penyelenggaraan Festival Tabuik. Seluruh perjalanan didukung oleh kesiapan petugas, optimalisasi sarana, serta pelayanan di stasiun yang semakin berorientasi pada kenyamanan pelanggan,” tambah Reza.

KAI Divre II Sumbar memperkirakan jumlah pelanggan akan kembali meningkat pada puncak Festival Tabuik yang berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan segera melakukan pemesanan tiket.

Tiket KA Pariaman Ekspres dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, dengan penjualan tiket dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum keberangkatan.

Dengan tarif yang sangat terjangkau, yaitu Rp5.000, KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras menjadi moda transportasi favorit masyarakat dan wisatawan menuju Kota Pariaman. Selain bebas dari kemacetan, kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dengan suguhan panorama khas pesisir barat Sumatera Barat berupa hamparan sawah, perkampungan, serta pemandangan Samudra Hindia sepanjang perjalanan sekitar 1,5 jam.

Setibanya di Stasiun Pariaman, pelanggan hanya perlu berjalan sekitar 200 meter untuk mencapai Pantai Gandoriah, lokasi utama penyelenggaraan Festival Tabuik yang menjadi salah satu agenda wisata budaya terbesar di Sumatera Barat.

Salah seorang pelanggan, Naila, wisatawan asal Kota Padang, mengaku sengaja memilih menggunakan KA Pariaman Ekspres untuk menghadiri Festival Tabuik.

“Naik kereta itu lebih praktis. Tidak perlu khawatir terjebak macet atau mencari tempat parkir. Perjalanannya nyaman, tepat waktu, dan sesampainya di Pariaman kami bisa langsung menikmati suasana Festival Tabuik. Menurut saya, kereta adalah pilihan terbaik saat acara besar seperti ini,” ungkap Naila.

Tingginya volume pelanggan pada momentum Hari Asyura semakin mempertegas bahwa kereta api merupakan moda transportasi yang semakin dipercaya masyarakat, baik untuk mobilitas sehari-hari maupun perjalanan wisata. Selain aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan, kereta api juga menawarkan kemudahan akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

“Kami mengajak masyarakat yang ingin menyaksikan puncak Festival Tabuik pada 28 Juni 2026 untuk segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar perjalanan dapat direncanakan dengan baik dan pengalaman berwisata menjadi lebih nyaman, aman, dan berkesan,” tutup Reza.(nofri Tanjung) 

 

Padang, netralpost --- Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara, Kota Padang. Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, memimpin langsung Upacara Ziarah Rombongan yang berlangsung dengan penuh rasa hormat. Kegiatan ini digelar khusus sebagai bagian dari rangkaian menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tahun ini.

Kehadiran para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar mempertegas komitmen kepolisian dalam menjaga tradisi luhur institusi. Langkah kaki yang tegap dan penghormatan senjata menjadi simbol penghargaan tertinggi bagi para kusuma bangsa. Angin pagi Kota Padang seolah ikut mengiringi doa-doa terbaik yang dipanjatkan untuk ketenangan jiwa para pahlawan.

Momen ini menjadi semakin bermakna dengan kehadiran pengurus Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) Sumatera Barat. Kehadiran para senior dan sesepuh korps baju cokelat ini memperlihatkan bahwa hubungan emosional antar generasi tidak pernah terputus. Tradisi ziarah ini berhasil menyatukan semangat perjuangan masa lalu dengan tekad pengabdian masa kini.

Bagi Polda Sumbar, ziarah ke makam pahlawan bukan sekadar rutinitas seremoni tahunan tanpa makna. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata refleksi diri untuk menghargai jasa besar para pendahulu. Tanpa pengorbanan jiwa dan raga dari para pejuang terdahulu, stabilitas keamanan yang dirasakan masyarakat saat ini tidak akan pernah terwujud.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, sinergi antara personel aktif dan purnawirawan diharapkan terus menguat. Nilai-nilai keteladanan dari para senior menjadi fondasi penting bagi generasi muda Polri. Warisan semangat inilah yang menjadi modal utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan di wilayah Sumatera Barat.

Sebagai penutup rangkaian upacara, seluruh peserta melakukan prosesi tabur bunga di atas makam para pahlawan. Brigjen Pol. Solihin berharap seluruh personel Polda Sumbar dapat meneladani dedikasi tersebut dengan terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas. Pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara akan selalu menjadi prioritas utama Polri.(nofri Tanjung) 

 


PADANG, NETRALPOST – Jajaran Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Induk 2 Malibo Anai di bawah naungan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus mengintensifkan pendekatan humanis kepada masyarakat. Kali ini, personil kepolisian menggelar forum tatap muka interaktif langsung dengan warga setempat demi meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya. 

Langkah persuasif ini diambil guna menekan angka pelanggaran fatal yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas di jalur rawan Sumatera Barat. Bertempat di kantor PJR Induk 2, pertemuan berlangsung hangat dalam format dialog santai yang melibatkan perwakilan warga, tokoh pemuda, serta jajaran petugas kepolisian yang mengenakan rompi dinas hijau neon khas Polantas. 

Dalam kesempatan tersebut, Ka Induk Sumbar 2 memimpin langsung jalannya sosialisasi dan memberikan imbauan tegas namun bersahabat kepada seluruh lapisan masyarakat. Petugas mengingatkan agar warga tidak hanya tertib saat melihat keberadaan aparat, melainkan menanamkan disiplin tersebut sebagai kebutuhan dasar demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Fokus utama dari edukasi kali ini ditekankan pada dua aspek krusial, yaitu kepatuhan penuh terhadap rambu-rambu lalu lintas serta kelengkapan dokumen berkendara. Masyarakat diminta untuk selalu memastikan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dalam posisi aktif dan selalu dibawa setiap kali bepergian menggunakan kendaraan bermotor. 

Guna memperluas jangkauan pesan keselamatan ini, Ditlantas Polda Sumbar juga mengoptimalkan platform digital. Melalui akun media sosial resmi seperti Instagram @pjr_polda_sumbar dan TikTok @sat.pjr.ditlantas, kepolisian aktif membagikan konten edukatif agar generasi muda atau "sobat polantas" dapat lebih mudah mencerna regulasi lalu lintas yang berlaku. 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen jajarannya dalam mengawal keselamatan publik. "Kami terus menginstruksikan seluruh jajaran untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menyuarakan ketertiban. SIM bukan sekadar dokumen formalitas hukum, melainkan bukti nyata kompetensi dan tanggung jawab moral seseorang ketika berada di jalan raya," pungkas Kombes Pol. Reza Chairul. (Nofri Tanjung) 

 

Padang, Netralpost – Akses jalan nasional di kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat, akhirnya kembali dapat dilalui oleh kendaraan setelah sempat lumpuh akibat tertutup material longsor. Keberhasilan pembukaan jalur vital yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi ini terjadi berkat respons cepat penanganan darurat di lapangan. 

Pembersihan material longsor yang sempat menutup badan jalan tersebut dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. Kerja sama solid ini melibatkan personil dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, tim PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), serta dukungan penuh dari personel Satbrimob Polres Padang Panjang. 

Berkat kerja keras petugas di lokasi bencana, akses lalu lintas resmi dibuka kembali pada dini hari pukul 01.15 WIB. Pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, kini sudah diperbolehkan melintasi area tersebut untuk memulihkan konektivitas transportasi antar wilayah. 

Meskipun jalur utama ini sudah dapat dilewati, pihak BPJN Sumatera Barat mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pengendara. Mengingat kondisi cuaca dan sisa-sisa material pascabencana, masyarakat diminta untuk tetap ekstra hati-hati selama melintasi kawasan rawan tersebut. 

Selain meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan, pihak berwenang juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan di lapangan. Pengendara sangat diharapkan untuk mengikuti seluruh petunjuk, rambu lalu lintas, serta arahan dari petugas yang bersiaga di lokasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Komitmen penyelesaian dan pengawasan terhadap jalur Lembah Anai ini akan terus dioptimalkan secara berkala. BPJN Sumbar bersama seluruh pemangku kepentingan terkait juga berjanji untuk terus memperbarui informasi kondisi jalur demi menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh masyarakat. (Nofri Tanjung) 

 

PADANG, NETRALPOST — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan inklusif. Melalui sebuah inovasi bertajuk program "Polantas Menyapa", jajaran Ditlantas bergerak aktif mendekatkan diri kepada masyarakat. Langkah ini diambil guna memberikan kemudahan ekstra bagi para pengendara yang membutuhkan dokumen administrasi berkendara secara transparan. 

Fokus utama dari pelaksanaan program kali ini diarahkan pada optimalisasi pelayanan bagi masyarakat Kota Padang yang sedang mengurus Surat Keterangan Uji Klinis Pengemudi (SKUKP). Dokumen ini menjadi salah satu syarat penting dalam penerbitan maupun perpanjangan jenis Surat Izin Mengemudi (SIM) tertentu. Melalui kehadiran petugas secara interaktif, alur pengurusan yang kerap dianggap rumit kini dipangkas menjadi lebih ringkas dan ramah bagi pemohon. 

Di lokasi pelayanan, sejumlah personel Ditlantas Polda Sumbar, termasuk Polisi Wanita (Polwan), terlihat sigap mendampingi dan memandu warga. Mereka dengan ramah memberikan penjelasan mengenai mekanisme kelayakan pengemudi dan pengisian formulir administrasi. Suasana pelayanan yang humanis ini berhasil menciptakan rasa nyaman dan menghilangkan sekat kaku antara petugas kepolisian dan masyarakat umum. 

Tidak hanya sekadar melayani administrasi berkendara, momentum interaksi langsung ini juga dimanfaatkan petugas untuk mengedukasi warga. Polantas aktif menyampaikan pesan keselamatan berkendara dan mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Kesadaran akan keselamatan ini ditekankan sebagai fondasi utama guna menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya wilayah Sumatera Barat. 

Warga Kota Padang menyambut baik kehadiran program jemput bola yang transparan dan cepat ini. Banyak pemohon mengapresiasi kejelasan informasi serta tidak adanya pungutan liar atau jalur calo selama proses pengurusan SKUKP berlangsung. Layanan yang bersih dan profesional seperti inilah yang terus ditonjolkan demi mendongkrak kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara. 

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polantas Presisi melalui program ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima yang profesional. "Mari kita bawa semangat kebersamaan ini ke dalam setiap ruang pelayanan publik. Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi kendaraan mendapatkan pelayanan terbaik, cepat, transparan, serta humanis demi kenyamanan kita bersama," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 

pasamanbarat, netralpost -- Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat melakukan penanaman pohon di aliran sungai bekas tambang galian C, yang berada di Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (24/6/2026).

Kegiatan Gerakan Penghijauan Sejuk Asri diawali zoom meeting bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dari Kota Sawahlunto, dengan mengusung tema "Hijaukan Sumbar Kembali".

Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengatakan bahwa penanaman pohon melalui program gerakan penghijauan Sejuk Asri di Sumatera Barat, merupakan bagian dari komitmen Kepolisian dalam pelestarian lingkungan.

"Program ini sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, untuk mendorong terciptanya ekosistem hijau dan lingkungan yang sehat di Sumatera Barat," katanya.

Kapolda menegaskan, tugas Kepolisian tidak hanya penegakan hukum, namun juga dituntut untuk mempererat silaturahmi dan kedekatan bersama masyarakat terutama dalam pelestarian lingkungan.

"Melalui program penghijauan ini, kita dapat berkolaborasi dengan seluruh elemen masyakarat agar kelestarian lingkungan tetap terjaga," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag Ops Kompol Fahrel Haris menyebut, menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, pihaknya telah melakukan penanaman 1.000 pohon sejak Januari 2026.

Penanaman pohon dilakukan secara bertahap di sejumlah daerah yakni Pantai Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kecamatan Talamau, dan Kecamatan Luhak Nan Duo.

"Setelah kawasan pinggiran pantai dan daerah rawan bencana, hari ini penanaman pohon dilakukan di kawasan aliran sungai Batang Toman Kecamatan Pasaman," ucapnya.

Dijelaskan, Polres Pasaman Barat bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, serta elemen masyarakat dalam pengadaan berbagai jenis bibit pohon. 

"Adapun jenis pohon yang ditanam yakni pohon penghijauan, dan pohon buah-buahan meliputi durian, alpukat, lengkeng, petai dan jengkol," jelasnya.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi dengan pihak Kepolisian, terutama di kawasan aliran sungai pasca aktivitas tambang galian C oleh masyarakat.

"Pihak Kepolisian dengan masyarakat akan melakukan reklamasi penghijauan di kawasan aliran sungai pasca aktivitas pengambilan material pasir dan sirtu," pungkasnya. (HumasResPasbar)

 

Sumbar, netralpost --- encana tanah longsor hebat melanda kawasan lintas utama Sumatera yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi, tepatnya di Lembah Anai KM 66.700, Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026) siang sekitar pukul 13.30 WIB akibat dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi. Material longsoran berupa tanah pekat, bebatuan berukuran besar, serta pepohonan tumbang langsung amblas ke bawah dan menutupi seluruh badan jalan sehingga tidak dapat dilalui. 

Akibat kejadian ini, akses transportasi darat pada jalur vital darurat darat Sumatra Barat tersebut langsung lumpuh total dari kedua arah. Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular panjang di sekitar lokasi kejadian karena terjebak material yang menutup jalan. Sejumlah petugas dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait langsung dikerahkan secara sigap ke lokasi bersama dengan alat berat guna memulai proses evakuasi material.

Merespons situasi darurat bencana tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar langsung bergerak cepat mengambil langkah preventif dengan menutup total akses jalan demi keselamatan bersama. Kepolisian langsung memasang pembatas jalan dan menyiagakan personel di titik-titik penyekatan. Langkah penutupan ini sengaja diambil mengingat tebing di sekitar lokasi masih dalam kondisi labil dan sangat rawan memicu terjadinya runtuhan atau longsor susulan yang membahayakan jiwa pengguna jalan. 

Terkait kondisi ini, Dirlantas Polda Sumbar mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan para pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ekstra di tengah cuaca ekstrem. Pihak Ditlantas meminta masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya agar segera beralih dan memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia, seperti rute Malalak atau Sitinjau Lauik. Pengendara juga diminta untuk tetap bersabar, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan tidak memaksakan diri mendekati area jembatan kembar.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa penutupan jalur ini merupakan langkah mutlak yang harus diambil demi keselamatan publik. "Kami menegaskan bahwa keselamatan jiwa masyarakat dan pengguna jalan adalah prioritas paling utama di atas segalanya, sehingga penutupan total kedua arah di jalur Lembah Anai harus dilakukan sampai kondisi benar-benar dinyatakan aman," ujar Kombes Pol. Reza Chairul.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Reza Chairul memaparkan bahwa koordinasi lintas sektor terus dipercepat agar proses pembersihan material longsor dapat diselesaikan secepat mungkin. "Petugas gabungan dan alat berat sudah dikerahkan ke titik KM 66.700 untuk mengevakuasi tanah serta batu yang menutup jalan. Namun, kami meminta pengendara untuk terus memantau informasi resmi terbaru sebelum memutuskan melintas, karena pembersihan harus dilakukan secara hati-hati akibat adanya ancaman batu menggantung di atas tebing," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 

SUMBAR, NETRALPOST – Akses utama Jalan Nasional yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai terpaksa ditutup sementara waktu akibat bencana longsor. Penutupan total ini diberlakukan demi menjaga keselamatan para pengguna jalan yang melintas, mengingat material longsoran berupa tanah dan bebatuan sempat menutupi seluruh badan jalan. 

Proses evakuasi dan pembersihan jalan sempat mengalami hambatan serius di lapangan. Petugas gabungan menghadapi kendala besar akibat keberadaan sebongkah batu berukuran raksasa yang menggantung di lereng tebing. Batu besar tersebut dinilai sangat berbahaya karena memiliki potensi tinggi untuk jatuh sewaktu-waktu dan menghantam badan jalan yang berada tepat di bawahnya. 

Guna mengatasi ancaman tersebut, petugas mengambil tindakan taktis dan cepat pada malam harinya sekitar pukul 20.35 WIB. Tim Satbrimob Polres Padang Panjang mengerahkan armada water cannon untuk menyemprot dan menjatuhkan batu raksasa tersebut secara aman. Setelah batu yang membahayakan berhasil diturunkan, tim penanganan langsung melanjutkan pembersihan sisa material tanah secara intensif.

Selama jalur utama ditutup, pihak kepolisian dan petugas terkait mengimbau masyarakat untuk menggunakan rute alternatif. Pengendara yang datang dari arah Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya diarahkan untuk melewati jalur Malalak atau Sitinjau Lauik guna menghindari penumpukan kendaraan dan kemacetan panjang di sekitar lokasi kejadian. 

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat menegaskan bahwa penutupan jalur ini merupakan langkah mutlak demi keselamatan publik. "Kondisi lereng di sepanjang kawasan Lembah Anai pascalongsor masih sangat labil dan menyimpan potensi besar terjadinya longsoran susulan," ujarnya. Pihaknya meminta masyarakat untuk bersabar menanti hingga jalur benar-benar dinyatakan steril dan aman oleh petugas berwenang. 

Lebih lanjut, Kabalai BPJN Sumbar juga mengingatkan para pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan cuaca sebelum bepergian. "Kami mengimbau seluruh pengguna jalan yang nantinya melewati jalur ini agar ekstra hati-hati, menjaga jarak aman, dan selalu mematuhi rambu serta instruksi petugas di lapangan demi keselamatan bersama," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 

Solok, netralpost --- Tim Satresnarkoba Polres Solok berhasil menangkap seorang pria berinisial R (36) yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika golongan 1 jenis sabu. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polres Solok, AKP Repaldi, S.H., M.M. CHRS, pada Selasa, 23 Juni 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Tersangka yang berprofesi sebagai wiraswasta ini diamankan petugas tepat di depan sebuah rumah di kawasan Jorong Taratak Baru, Nagari Selayo Tanang Bukit Sileh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok.

Berdasarkan data kepolisian, tersangka diketahui merupakan warga asli Suku Minang namun berdomisili di Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru, Kota Jakarta Pusat. Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya laporan dari masyarakat setempat yang merasa resah. Warga melaporkan bahwa di lingkungan Jorong Taratak Baru sering terjadi transaksi narkotika, yang kemudian direspons cepat oleh kepolisian.

Untuk menangkap basah pelaku, Tim Satresnarkoba Polres Solok melakukan strategi undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli di sekitar lokasi kejadian. Strategi ini membuahkan hasil saat tersangka berjalan menghampiri petugas yang sedang menyamar. Polisi langsung melakukan penyergapan dan penggeledahan badan secara transparan dengan disaksikan oleh warga serta saksi-saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Saat penggeledahan badan, petugas menemukan satu paket sabu di dalam genggaman tangan kanan tersangka. Tidak hanya itu, polisi kembali menemukan satu paket sabu lainnya yang disimpan di dalam saku celana panjang bagian depan sebelah kiri. Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke dalam rumah yang dihuni oleh tersangka untuk mencari barang bukti tambahan lainnya.

Di dalam kamar rumah tersebut, petugas menemukan sebuah kotak besi berwarna hitam di atas lantai yang berisi satu paket sabu lagi. Selain total tiga paket sabu, polisi juga menyita satu unit timbangan digital, alat hisap (bong), kaca pirek, uang tunai Rp593.000, serta dua unit ponsel pintar. Seluruh barang bukti bersama tersangka langsung dibawa ke markas Polres Solok guna menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku juga dikenakan Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Kepolisian menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini guna mengusut jaringan pemasok narkoba di wilayah Solok.(nofri Tanjung) 

 

Sumbar, netralpost --- Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menyelenggarakan kegiatan asistensi dan pelatihan pembuatan konten kreatif bagi jajaran personel kepolisian wilayah Solok Raya. Agenda strategis ini dilaksanakan secara tatap muka di Aula Polres Solok Kota pada Selasa (23/6/2026). 

Pelatihan kehumasan ini dipimpin langsung oleh Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya. Jalannya kegiatan diikuti secara saksama oleh sejumlah personel pengemban fungsi kehumasan serta operator media sosial, mulai dari tingkat Polres hingga perwakilan Polsek jajaran di wilayah Polres Solok Kota dan Polres Solok. 

Langkah taktis ini sengaja dirancang untuk memperkuat kompetensi aparatur kepolisian lokal dalam mengelola sirkulasi informasi publik di tengah pesatnya perkembangan ekosistem digital. Melalui pembekalan komprehensif, seluruh peserta dituntut mampu memproduksi pesan komunikasi yang modern sekaligus fungsional bagi masyarakat. 

Sepanjang pelatihan berjalan, para operator kehumasan dibekali ragam materi teknis yang mencakup dasar-dasar fotografi, teknik videografi, mekanisme penulisan berita formal, desain grafis, hingga strategi tata kelola media sosial. Selain paparan teori, pelatihan juga langsung diiringi sesi praktik pembuatan konten kreatif agar para personel dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat secara instan. 

Dalam arahannya di hadapan para peserta, Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan bahwa aspek kecepatan serta kualitas dalam penyampaian pesan institusi kini telah bertransformasi menjadi pilar utama guna mempertahankan dan mendongkrak kepercayaan publik di era digital saat ini. 

“Informasi yang dikemas secara edukatif, humanis, dan kreatif membuat kehadiran Polri makin terasa dekat sekaligus relevan bagi seluruh lapisan masyarakat luas. Narasi ini selaras dengan semangat Polri Presisi yang berkomitmen untuk terus hadir secara nyata dan senantiasa dipercaya oleh publik,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya menutup arahannya.(nofri tanjung) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.