Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

PADANG, NETRALPOST – Pemerintah Kota Padang tengah menseriusi langkah strategis untuk memperkokoh peran adat di tengah modernisasi perkotaan. Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang "Penguatan Nagari di Dalam Kota".

​Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi dan Harmonisasi Hukum Pidana Adat yang digelar oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Sabtu (2/5/2026).

​Fadly Amran menegaskan bahwa eksistensi nagari tidak boleh pudar meski berada di lingkungan kota. Menurutnya, hubungan antara kerapatan adat dan pemerintah daerah harus memiliki payung hukum yang konkret agar peran pemangku adat lebih optimal.

​“Eksistensi nagari di dalam kota harus tampak jelas, terutama hubungan antara kerapatan adat dengan pemerintah. Ini yang ingin kita kuatkan melalui Perda Penguatan Nagari di Dalam Kota,” tegas Fadly Amran.

​Langkah ini diambil mengingat konsep Tungku Tigo Sajarangan (Niniak Mamak, Alim Ulama, dan Cadiak Pandai) tetap menjadi pilar utama dalam kehidupan sosial masyarakat Minangkabau. Hingga saat ini, lembaga adat masih menjadi rujukan utama warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

​Selain memperkuat kelembagaan, Perda ini nantinya akan mendukung beberapa Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, di antaranya:

​Sinergi Nagari: Kolaborasi aktif antara pemerintah dan pemangku adat.

​Dubalang Kota: Penguatan peran penjaga keamanan dan ketertiban berbasis kearifan lokal.

​Smart Surau: Digitalisasi dan modernisasi fungsi surau sebagai pusat edukasi generasi muda.

​Wali Kota yang juga bergelar Datuak Paduko Malano ini menambahkan bahwa saat ini Pemko Padang terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna menyamakan persepsi terkait regulasi tersebut.

​Diharapkan, instrumen hukum ini tidak hanya menjaga nilai kearifan lokal, tetapi juga menjadi benteng pertahanan sosial bagi generasi muda Padang dalam menghadapi pengaruh negatif dari perkembangan zaman yang kian pesat.

​Acara ini turut dihadiri oleh para Niniak Mamak dari LKAAM dan Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang, Kota Pariaman, Padang Pariaman, serta Pesisir Selatan.(nofri) 


Pasamanbarat, netralpost – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik, memimpin upacara pelantikan Kasat Reskrim dan sertijab Kapolsek Pasaman di lapangan apel Mapolres setempat, Sabtu (2/5/2026).

Pelantikan dan sertijab ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumbar Nomor: ST/237/IV/KEP/2026 tanggal 15 April 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di lingkungan Polda Sumatera Barat.

Jabatan Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat yang sebelumnya dijabat oleh Iptu Habib Fuad Alhafsi, S.Tr.K digantikan oleh Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Kasat Lantas Polres Sijunjung. Dengan dilaksanakannya pelantikan ini, Iptu Habib Fuad Alhafsi, S.Tr.K akan menempuh Pendidikan S2-PTIK. 

Tidak hanya pelantikan, AKBP Agung juga mensertijabkan Kapolsek Pasaman yang saat ini dijabat oleh AKP Zulfikar, S.H., M.H kepada AKP Bermana Manda, S.H., M.H yang menjabat sebagai Kasikum Polres Agam Polda Sumbar, selanjutnya AKP Zulfikar akan menduduki jabatan sebagai PS. Kabag Ren Polres Agam, Polda Sumbar. 

Pada awal pelaksanaan upacara pelantikan dan serah terima jabatan, Kapolres Pasaman Barat membacakan sumpah jabatan yang diikuti oleh pejabat baru dengan didampingi rohaniawan, dalam sumpah tersebut yang berisi tentang janji dan kesiapan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dan senantiasa mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi, golongan dan jabatan, setelah itu dilakukan penandatanganan pakta integritas oleh pejabat yang dilantik.

Dalam amanatnya, Kapolres mengatakan bahwa, dengan kehadiran pejabat baru diharapkan dapat memelihara dan meningkatkan keseimbangan serta kesinambungan upaya-upaya yang telah dilaksanakan oleh Kasat dan Kapolsek sebelumnya, yang juga mampu mengadakan koreksi, analisa/evaluasi guna perbaikan dan penyempurnaan kinerja yang selaras dengan situasi dan kondisi yang berkembang.

Pelantikan dan serah terima jabatan ini juga memiliki makna penting dan strategis, karena terkait dengan dinamika proses kesinambungan pembinaan secara utuh dan menyeluruh baik pembinaan organisasi, pembinaan personel, maupun regenerasi di lingkungan Polres Pasaman Barat khususnya dan Polri pada umumnya.

“Karena itu mekanisme pergantian pejabat seperti ini, tidak hanya dimaknai sebagai pergantian personel semata, tetapi lebih dari itu merupakan proses kesinambungan pembinaan yang mendorong semangat pembaruan dan penyegaran bagi peningkatan peran organisasi,” terang Kapolres.

Kemudian untuk pejabat baru, selalu memahami tugas pokoknya, berikan contoh yang baik kepada bawahan, segera pahami karakteristik daerah dan kamtibmas wilayahnya masing-masing karena merupakan modal dasar untuk kesiapan dalam menghadapi setiap gejolak-gejolak yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas yang menonjol.

Setelah kegiatan upacara serah terima jabatan, dilanjutkan dengan kegiatan pisah sambut di Aula Tatag Trawang Tungga yang dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Pasaman Barat, Para Kapolsek sejajaran dan Pengurus Bhayangkari Cabang Pasaman Barat. (HumasResPasbar)

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, khususnya pasca terbitnya surat pemberitahuan penghentian penjagaan perlintasan sebidang oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang.

Mengacu pada regulasi yang berlaku, pengelolaan dan penanganan perlintasan sebidang telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan. Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 92 ayat (3), disebutkan bahwa pembangunan, pengoperasian, perawatan, dan keselamatan perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab pemegang izin atau pihak yang membangun. Selanjutnya pada Pasal 94 ditegaskan bahwa perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin wajib ditutup oleh pemerintah atau pemerintah daerah demi keselamatan.

Sejalan dengan ketentuan tersebut, pengelolaan dan evaluasi terhadap perlintasan sebidang menjadi kewenangan Pemerintah atau Pemerintah Daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 114, ditegaskan bahwa setiap pengguna jalan wajib berhenti dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang.

Adapun pengaturan teknis terkait peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 94 Tahun 2018. Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa peningkatan keselamatan dilakukan melalui penjagaan perlintasan, pemasangan palang pintu, serta penyediaan rambu dan alat pengaman lainnya, di mana penjagaan perlintasan merupakan salah satu bentuk pengendalian risiko dan upaya untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa pihaknya mengambil sejumlah langkah antisipatif sebagai bentuk mitigasi risiko, seiring adanya penghentian penjagaan pada 54 titik perlintasan sebidang di wilayah Sumatera Barat oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang. 

“Upaya ini kami fokuskan pada peningkatan kewaspadaan operasional serta penguatan edukasi kepada masyarakat guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan” jelas Reza.

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan meliputi:

1. Memerintahkan seluruh masinis untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memperbanyak isyarat S35 (semboyan 35) saat melintasi perlintasan sebidang.

2. ⁠Melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar perlintasan terkait perubahan status penjagaan yang berlaku efektif mulai 1 Mei 2026.

3. ⁠Memasang spanduk imbauan keselamatan di beberapa lokasi perlintasan.

4. ⁠Melakukan posko secara berkala di titik-titik perlintasan yang dinilai rawan kecelakaan.

5. ⁠Melakukan koordinasi intensif bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan wilayah Sumatera Barat guna membahas langkah tindak lanjut dan solusi jangka panjang.

Sebelumnya, sebagai upaya menekan kecelakaan di perlintasan sebidang, KAI Divre II Sumbar telah menutup dua perlintasan liar, melaksanakan sosialisasi keselamatan di dua sekolah dan 21 titik perlintasan resmi (dijaga maupun tidak dijaga) serta memasang tiga banner di lokasi rawan kecelakaan.

Selain itu, KAI juga melakukan edukasi langsung kepada masyarakat di sepanjang jalur KA yang disertai program CSR berupa penyediaan sarana olahraga.

Reza menggimbau kepada masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang. “Kami mengingatkan kembali kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan ke kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melewati perlintasan sebidang. Disiplin dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. “Kami berharap masyarakat dapat lebih peduli dan tidak terburu-buru saat melintas di perlintasan sebidang, khususnya pada lokasi yang tidak dijaga. Utamakan keselamatan, karena perjalanan kereta api memiliki prioritas utama,” tambahnya.

KAI Divre II Sumbar mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, dengan memastikan kondisi aman sebelum melintas serta selalu mendahulukan perjalanan kereta api. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka perlintasan sebidang ilegal maupun kembali membuka perlintasan yang telah resmi ditutup, karena selain melanggar ketentuan hukum yang berlaku, tindakan tersebut juga sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya mengingat tingginya risiko kecelakaan pada perlintasan tanpa pengamanan.

“Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah/Pemerintah Daerah, Operator, dan masyarakat. KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat,” tutup Reza.(*) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Surveillance ke-1 Audit ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) pada Kamis (30/4).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian serta efektivitas implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi sesuai dengan standar ISO 27001:2022. Audit dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan, Assistant Manager IT, Zulfikar beserta jajaran, Auditor dari CBQA Global Indonesia Waniwatining Astuti beserta tim, dan Tim Auditor dari Kantor Pusat KAI, Bandung.

Kepala Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan menegaskan komitmen manajemen dalam menjaga konsistensi penerapan SMKI di seluruh lini kerja. Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kelancaran proses audit sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola perusahaan yang andal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Auditor CBQA Global Indonesia, Waniwatining Astuti memaparkan rencana audit (audit plan) yang mencakup ruang lingkup, metodologi, serta tahapan pelaksanaan audit yang akan dilakukan selama kegiatan berlangsung.

Proses audit kemudian dilanjutkan dengan sejumlah tahapan, antara lain observasi area kerja (site tour), verifikasi implementasi Statement of Applicability (SoA), peninjauan pengendalian akses fisik dan logis, serta evaluasi dokumen pendukung seperti Standar Operasional Prosedur (SOP), risk register, dan ruang lingkup aset informasi yang telah ditetapkan.

Berdasarkan hasil pelaksanaan audit, tidak ditemukan temuan yang bersifat minor atau mayor (zero findings) di wilayah Divre II Sumbar. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi telah berjalan secara efektif dan sesuai dengan persyaratan standar ISO 27001:2022.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kepatuhan terhadap standar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. “Keamanan data merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan pelanggan. Dengan sistem yang terkelola dengan baik, kami memastikan bahwa seluruh informasi pelanggan terlindungi, sehingga layanan yang kami berikan dapat semakin aman, andal, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan,” ujarnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Divre II Sumbar dalam menjaga keamanan informasi perusahaan, sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap layanan KAI yang aman dan andal.

“Melalui kegiatan surveillance ini, Divre II Sumbar diharapkan dapat terus mempertahankan sertifikasi ISO 27001:2022, meningkatkan efektivitas pengelolaan keamanan informasi, serta mendorong budaya kerja yang adaptif terhadap tantangan keamanan digital di masa mendatang” tutup Reza.(*) 

SUMBAR, NETRALPOST | Di balik ramainya lalu lintas di jalan nasional Sumatera Barat, ada pekerjaan yang berjalan tanpa banyak terlihat namun berdampak langsung bagi keselamatan. Preservasi jembatan menjadi salah satu fokus yang terus dilakukan BPJN 2.1 Sumbar. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah teknis untuk memastikan setiap struktur tetap layak dilalui. Perawatan dilakukan secara berkala agar potensi kerusakan bisa ditekan sejak awal.

Dalam periode April 2026, sejumlah jembatan di jalur strategis masuk dalam penanganan. Tim turun berdasarkan hasil identifikasi kondisi lapangan, bukan menunggu kerusakan besar terjadi. Pendekatan ini dipilih untuk menjaga fungsi jembatan tetap stabil dalam jangka panjang. Setiap titik memiliki karakteristik berbeda sehingga penanganannya disesuaikan.

Salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah pemasangan expansion joint tipe asphaltic plug. Bagian ini berfungsi sebagai penghubung antar segmen jembatan yang memungkinkan pergerakan struktur. Jika tidak dalam kondisi baik, sambungan ini bisa menimbulkan getaran hingga kerusakan lanjutan. Karena itu, pengerjaan dilakukan dengan detail dan pengawasan ketat.

Di kawasan Overpass Duku, aktivitas tersebut tampak dari adanya pembatasan sebagian lajur. Pekerja terlihat fokus menyelesaikan pemasangan sambungan dengan metode yang telah ditentukan. Lalu lintas tetap berjalan, meski harus diatur agar tidak terjadi kepadatan. Situasi ini menggambarkan bagaimana pekerjaan teknis harus berjalan berdampingan dengan manajemen arus kendaraan.

Selain pada struktur utama, perhatian juga diarahkan ke bagian pengaman jembatan seperti railing. Komponen ini rentan terhadap karat akibat paparan panas dan hujan. Jika dibiarkan, kekuatannya bisa menurun dan berisiko terhadap keselamatan. Oleh sebab itu, dilakukan pembersihan menyeluruh dan pengecatan ulang.

Di Jembatan Batang Lembang, proses perawatan railing terlihat cukup signifikan. Permukaan besi yang mulai kusam dibersihkan sebelum dilapisi cat baru. Tahapan ini dilakukan agar hasilnya tidak hanya rapi, tetapi juga bertahan lama. Perubahan yang terjadi memang tidak mencolok, namun penting bagi ketahanan struktur.

Penanganan serupa juga berlangsung di Jembatan Tanjung Sabar. Dengan kondisi lalu lintas yang cukup padat, pekerjaan dilakukan secara hati-hati. Petugas mengatur ruang kerja agar tidak mengganggu pengguna jalan. Di sisi lain, kualitas pekerjaan tetap dijaga agar sesuai dengan standar yang berlaku.

Sementara di Jembatan Lara B, fokus pekerjaan berada pada bagian yang mulai terpengaruh korosi. Pembersihan dilakukan hingga ke bagian detail sebelum proses pengecatan dimulai. Langkah ini penting agar lapisan pelindung dapat menempel dengan maksimal. Hasil akhirnya diharapkan mampu memperpanjang usia pakai railing.

PPK 2.1 BPJN Sumbar, Zulfikar Kurniawan, mengatakan pekerjaan seperti ini sering dianggap kecil, padahal dampaknya langsung dirasakan. “Sambungan di jembatan itu kalau bermasalah, pengguna jalan pasti merasakan. Bisa timbul getaran atau bunyi yang mengganggu, bahkan berisiko kalau dibiarkan,” ujarnya kepada awak media. Ia menekankan bahwa pekerjaan dilakukan sebelum kondisi memburuk.

Menurutnya, pendekatan pencegahan lebih efektif dibanding menunggu kerusakan besar. “Secara visual mungkin masih terlihat bagus, tapi secara teknis sudah harus ditangani. Itu yang kita lakukan di lapangan,” katanya. Dengan cara ini, fungsi jembatan bisa tetap terjaga tanpa harus melakukan perbaikan besar.

Ia juga menyoroti pentingnya perawatan pada bagian railing. “Banyak yang anggap ini hal kecil, padahal fungsinya sebagai pengaman. Kalau sudah berkarat dan tidak ditangani, tentu ada risiko,” ujarnya. Karena itu, pekerjaan pembersihan dan pengecatan menjadi bagian yang tidak dipisahkan dari preservasi.

Di lapangan, pekerjaan tidak selalu berjalan mudah. Faktor cuaca dan padatnya lalu lintas menjadi tantangan yang harus dihadapi. Penyesuaian metode kerja dilakukan agar aktivitas tetap aman bagi pekerja dan pengguna jalan. BPJN 2.1 Sumbar memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan perhitungan matang dan tetap mengutamakan keselamatan.(nofri) 


Sumatera Barat, netralpost — Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada 1 Mei 2026, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh pekerja dan buruh di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Barat.

Dalam pernyataannya, Kombes Pol. Susmelawati Rosya menegaskan bahwa Hari Buruh Internasional merupakan momentum penting untuk menghargai kontribusi besar para pekerja dalam pembangunan ekonomi dan kemajuan bangsa. Ia menyebutkan bahwa peran buruh tidak hanya sebagai penggerak sektor industri, tetapi juga sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas sosial dan pertumbuhan daerah.

“Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026. Kami dari Polda Sumatera Barat mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja yang telah berkontribusi dalam pembangunan. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya menjaga solidaritas, persatuan, serta memperjuangkan kesejahteraan bersama,” ujar Susmelawati.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen pekerja, serikat buruh, dan pengusaha untuk terus membangun komunikasi yang baik dan harmonis guna menciptakan hubungan industrial yang sehat dan kondusif. Menurutnya, dialog yang konstruktif antara pekerja dan pihak perusahaan sangat penting dalam mencegah konflik serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Kabid Humas Polda Sumbar tersebut juga menegaskan komitmen Polri, khususnya Polda Sumatera Barat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama peringatan Hari Buruh. Pihak kepolisian akan memastikan setiap kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan damai, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pengamanan.

“Kami mengimbau agar peringatan Hari Buruh diisi dengan kegiatan positif, seperti dialog, diskusi, maupun aksi damai yang tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku. Polda Sumbar siap mengawal dan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan pekerja melalui perlindungan hak-hak tenaga kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta akses terhadap jaminan sosial dan kesehatan. Menurutnya, kesejahteraan buruh merupakan faktor kunci dalam menciptakan produktivitas dan daya saing bangsa.

Peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2026 ini diharapkan dapat menjadi momentum refleksi bersama bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan tercipta kondisi yang lebih adil, sejahtera, dan berkelanjutan bagi seluruh pekerja di Indonesia.

Di akhir pernyataannya, Kombes Pol. Susmelawati Rosya kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Barat, sehingga peringatan Hari Buruh dapat berlangsung dengan penuh makna dan kedamaian.(***) 


Solok, netralpost ---  Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Barat menghadiri agenda Dzikir dan Shalawat dalam rangka memperingati Hari Lahir GP Ansor ke-92 yang di adakan oleh PC GP Ansor Kota Solok, Kamis malam. Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Darut Thalib ini dihadiri ratusan kader Ansor-Banser, tokoh agama, dan masyarakat umum di Solok (30/4/2026). 

Acara diawali dengan dzikir dan shalawat  yang dipimpin oleh Sahabat Boby Ketua PC GP Ansor Kota Solok. Suasana semakin khusyuk saat lantunan shalawat menggema, dipandu Grup Hadroh Ponpes Darut Thalib.  

Ketua PW GP Ansor Sumbar, Sahabat Khaidyrul Yahya, dalam sambutannya menegaskan bahwa Harlah ke-92 ini menjadi momentum memperkuat peran Ansor sebagai benteng ulama dan NKRI.  

"92 tahun Ansor berdiri, dzikir dan shalawat adalah ruh gerakan kita. Dengan ini kita rawat tradisi, kuatkan spiritualitas, dan teguhkan komitmen menjaga negeri," ujarnya.  

Selain munajat untuk keselamatan bangsa, dzikir juga dikhususkan untuk para muassis dan kader Ansor yang telah wafat. Rangkaian ditutup dengan Doa Bersama Santri dan Santri Wati Ponpes Darut Thalib.

GP Ansor lahir pada 24 April 1934. Di usia ke-92, Ansor Sumbar mengusung tema _"Bersatu, Berperan untuk Negeri"_ sebagai pengingat bahwa perjuangan menjaga Aswaja dan Indonesia tak pernah selesai.(Humas Ansor Sumbar) 

 

DENPASAR, NETRALPOST – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2026, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali beserta seluruh jajaran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pekerja di Pulau Dewata. Momentum ini dijadikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para buruh yang menjadi roda penggerak utama perekonomian daerah, mulai dari sektor pertanian, industri kreatif, hingga pariwisata.

​Polda Bali menekankan pentingnya menjaga harmoni antara elemen pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Melalui unggahan resminya, institusi kepolisian ini menunjukkan keberpihakan terhadap terciptanya lingkungan kerja yang kondusif. Hal ini selaras dengan semangat Hari Buruh tahun ini yang mengedepankan sinergi untuk membangun Bali yang lebih kuat dan mandiri secara ekonomi di tengah tantangan global.

​Peringatan tahun ini mengusung tema sentral mengenai kolaborasi. Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan titik balik untuk memperkuat komitmen dalam menyejahterakan tenaga kerja lokal.

​Suasana peringatan di Bali terpantau aman dan tertib. Pihak kepolisian memastikan bahwa ruang aspirasi bagi para pekerja tetap terbuka lebar dengan mengedepankan dialog yang humanis. Upaya ini dilakukan agar setiap pesan yang ingin disampaikan oleh serikat buruh dapat tersalurkan dengan baik tanpa mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Bali.

​Dalam pernyataan resminya, Irjen Pol. Daniel Adityajaya menegaskan bahwa kemajuan industri tidak dapat dipisahkan dari peran aktif para pekerja yang terjamin kesejahteraannya. "Kami percaya bahwa kunci dari pembangunan daerah yang berkelanjutan adalah adanya kolaborasi bersama mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan bersama. Tanpa sinergi yang sehat, sulit bagi kita untuk mencapai target-target besar ekonomi," pungkas Kapolda.

​Menutup pesannya, Kapolda berharap agar peringatan Hari Buruh 2026 ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk saling merangkul. "Mari kita jadikan hari ini sebagai simbol persatuan. Pemerintah dan aparat akan terus mengawal agar hak-hak buruh terpenuhi, sementara industri tetap tumbuh subur. Kesejahteraan pekerja adalah pondasi utama bagi keamanan dan kedamaian di tanah Bali yang kita cintai ini," tambahnya.(*) 


PADANG, NETRALPOST — Pengurus Wilyayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat menggelar rapat konsolidasi intensif di Padang sebagai langkah persiapan akhir menjelang agenda pelantikan pengurus periode baru di BSI KC Padang Imam Bonjol (BSI Area Padang), Jum'at (30/4/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memantapkan koordinasi antarbidang, serta memastikan seluruh rangkaian prosesi pelantikan berjalan dengan khidmat dan memberikan dampak positif bagi marwah organisasi di Ranah Minang.

​Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat, Chaidirul Yahya, dalam arahannya menekankan bahwa momentum pelantikan bukan sekadar seremonial belaka, melainkan titik awal pengabdian yang lebih nyata bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh kader untuk tetap solid dan satu komando dalam menjalankan garis perjuangan organisasi, terutama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat kemandirian ekonomi kader di daerah.

​Dalam kesempatan tersebut, Chaidirul Yahya secara khusus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada manajemen Bank Syariah Indonesia (BSI) Sumatera Barat. Menurutnya, dukungan yang diberikan oleh perbankan syariah terbesar di Indonesia ini menjadi suntikan energi bagi Ansor untuk terus bergerak maju, khususnya dalam mensukseskan berbagai agenda strategis organisasi yang tengah direncanakan.

​"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bank BSI Sumatera Barat atas dukungan dan kemitraan yang telah terjalin. Sinergi ini sangat berarti bagi kami dalam upaya memperkuat fondasi organisasi serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi para kader dan masyarakat Sumatera Barat secara umum," ujar Chaidirul Yahya di sela-sela rapat konsolidasi.

​Pihak Bank BSI Sumatera Barat menyambut hangat kedatangan dan inisiatif silaturahmi dari jajaran PW GP Ansor. BSI menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dalam program pemberdayaan anggota, terutama melalui skema pendampingan dan pembiayaan bagi pelaku usaha di lingkungan GP Ansor. Langkah ini diharapkan dapat mendorong lahirnya wirausahawan baru yang tangguh di kalangan pemuda nahdliyin.

Area Manager BSI Padang, Hadi Wijaya Arifin, menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan program unggulan BSI di Sumatera Barat. "Komitmen kami adalah memperkuat ekosistem ekonomi syariah berbasis komunitas dan UMKM. Melalui produk unggulan seperti KUR Syariah dan pendampingan usaha secara intensif, BSI berupaya menjadi mitra strategis dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat lokal serta mendorong digitalisasi transaksi bagi para pelaku usaha di Sumatera Barat," ujar Hadi Wijaya Arifin.

Melengkapi hal tersebut, Vivi Yandesti dari bagian Retail Transaction Banking BSI menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung transformasi digital di lingkungan Ansor. BSI akan menyediakan solusi transaksi retail yang memudahkan para kader pengusaha dalam mengelola keuangan bisnisnya secara modern, cepat, dan sesuai prinsip syariah, guna memastikan operasional usaha anggota GP Ansor menjadi lebih efisien dan akuntabel.

​Dukungan BSI terhadap Ansor mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari kemudahan akses modal hingga edukasi literasi keuangan syariah. Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri bagi setiap anggota GP Ansor, sehingga organisasi tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga mapan secara finansial dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.(nofri) 


Pasaman Barat, netralpost— Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Kapolres Pasaman Barat Agung Tribawanto menyambut kunjungan kerja Kapolda Sumatera Barat Gatot Tri Suryanta di Markas Komando (Mako) Polres Pasaman Barat, Kamis (30/4).

Kunjungan Kapolda yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Barat Ny. Sari Gatot Tri Suryanta tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Pasaman Barat.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan meriah. Kegiatan diawali dengan tari pasambahan binaan Dinas Pariwisata Pasaman Barat, dilanjutkan dengan penampilan Polisi Cilik (Pocil) Polres Pasaman Barat yang turut memeriahkan suasana.

Selain Bupati dan Kapolres, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah, Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Tjut Zelvira Nofani, Dandim 0305/Pasaman yang diwakili Pabung Kapten Inf Abdul Kadir, Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat Hakim Wahyu, Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat Thomas Febria, Danyon Brimob AKBP Lukman, para pejabat utama Polres Pasaman Barat, para Kapolsek jajaran, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan rombongan Kapolda, dilanjutkan dengan penampilan Pocil, sesi foto bersama, serta temu ramah dan silaturahmi di Aula Polres Pasaman Barat.(*) 

 

Sumatra Barat, NETRALPOST --- Di bawah pimpinan Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar S.H., S.I.K., M.H., Divisi Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat kini menghadirkan terobosan baru dalam penegakan peraturan lalu lintas dengan memperkenalkan penggunaan kamera handheld oleh seluruh personel yang bertugas di lapangan. Langkah inovatif ini menjadi bukti komitmen serius Ditlantas Polda Sumbar dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan yang seringkali disebabkan oleh pelanggaran aturan di jalan raya Sumatera Barat.

Kamera handheld yang digunakan merupakan perangkat teknologi canggih yang mampu menangkap gambar dan video dengan resolusi tinggi, bahkan dalam kondisi cahaya yang kurang memadai. Setiap perangkat dilengkapi dengan sistem pencatatan data yang terintegrasi, sehingga informasi mengenai pelanggaran yang tertangkap bisa langsung diarsipkan dan diproses dengan cepat serta akurat. Hal ini berbeda dengan metode konvensional yang seringkali bergantung pada catatan manual yang berpotensi mengalami kesalahan atau kelalaian.

Dalam siaran pers yang digelar di Markas Ditlantas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa penggunaan kamera handheld adalah bagian dari upaya modernisasi sistem penegakan hukum lalu lintas di Sumatera Barat. “Kita tidak hanya ingin melakukan penindakan, tetapi juga memberikan kepastian hukum yang jelas dan adil bagi setiap pengguna jalan. Dengan teknologi ini, setiap pelanggaran akan terdokumentasikan dengan baik, sehingga tidak ada ruang untuk kesalahpahaman dan proses hukum bisa berjalan dengan lebih lancar,” jelasnya.

Personel Ditlantas Polda Sumbar yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam penggunaan perangkat ini telah mulai menerapkannya di berbagai titik strategis di seluruh wilayah Sumbar – mulai dari jalan raya utama yang sering menjadi lokasi kemacetan dan kecelakaan, hingga jalan-jalan sekunder yang kerap menjadi lokasi pelanggaran seperti parkir sembarangan atau berkendara melawan arah.

Selama beberapa hari pertama penggunaannya, kamera handheld telah berhasil menangkap berbagai jenis pelanggaran lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm standar nasional, berkendara sambil menggunakan ponsel, melawan arah jalan, serta tidak mematuhi lampu lalu lintas. Data yang terkumpul kemudian segera diproses dan pemberitahuan akan diberikan kepada pelanggar melalui surat resmi atau sistem informasi yang terhubung dengan database kendaraan bermotor.

Namun demikian, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa penindakan bukanlah tujuan akhir dari program ini. Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar S.H., S.I.K., M.H. menambahkan bahwa fokus utama adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. “Kamera handheld bertindak sebagai alat pengawas yang efektif dan akurat, namun yang paling penting adalah kita ingin masyarakat menyadari bahwa setiap pelanggaran bukan hanya melanggar peraturan, tetapi juga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ucapnya.

Untuk mendukung program ini, Ditlantas Polda Sumbar juga melakukan penyuluhan secara masif melalui berbagai saluran, seperti media sosial, spanduk di jalan raya, serta penyuluhan langsung ke sekolah, perkantoran, dan komunitas pengguna jalan raya. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan jalan raya dengan selalu mematuhi aturan berlalu lintas.

Beberapa tokoh masyarakat dan aktivis keselamatan lalu lintas di Sumbar menyambut baik langkah yang diambil oleh Ditlantas Polda Sumbar. Mereka menyatakan bahwa penggunaan teknologi modern seperti kamera handheld akan membantu menciptakan sistem penegakan hukum yang lebih transparan dan akuntabel. “Kita sangat mendukung inisiatif ini. Dengan adanya dokumentasi yang jelas, diharapkan masyarakat akan semakin menyadari bahwa pelanggaran lalu lintas akan selalu mendapatkan konsekuensi yang sesuai,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang mendukung program ini.

Dengan pengawasan yang lebih efektif dan akurat melalui kamera handheld, Ditlantas Polda Sumbar berharap kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan lalu lintas akan semakin tumbuh. Langkah ini diharapkan tidak hanya mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya Sumbar, tetapi juga mampu membangun budaya berlalu lintas yang tertib dan penuh rasa tanggung jawab sebagai bagian dari identitas bangsa yang lebih baik.(*) 


 

PASAMAN BARAT, NETRALPOST – Suasana haru dan bangga menyelimuti lingkungan Markas Komando (Mako) Polres Pasaman Barat. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, melakukan kunjungan kerja resmi yang ditunggu-tunggu oleh seluruh keluarga besar Polres setempat.

Kedatangan pimpinan tinggi ini disambut secara khidmat dan penuh keakraban oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. beserta seluruh Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta personel lainnya pada Kamis, 29 April 2026.

Kapolda Sumbar Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA Menjelaskan”Alhamdulillah, saya sangat senang dan bangga dapat hadir langsung di tengah keluarga besar Polres Pasaman Barat.

Kunjungan kerja ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga untuk melihat langsung kesiapan personel, sarana prasarana, serta memastikan bahwa seluruh program kerja dan kebijakan pimpinan dapat dilaksanakan dengan maksimal di lapangan.”

“Saya melihat semangat yang luar biasa dari Bapak Kapolres dan seluruh jajaran. Teruslah jaga kekompakan, tingkatkan profesionalisme, dan berikan pelayanan terbaik serta perlindungan maksimal kepada masyarakat Pasaman Barat. Ingat, keamanan dan ketertiban masyarakat adalah prioritas utama kita,” tegas Kapolda penuh semangat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan sinergi yang kuat antar instansi maupun dengan masyarakat demi terciptanya wilayah yang aman, kondusif, dan sejahtera.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K.”Kami merasa sangat terhormat dan bersyukur atas kunjungan kerja Bapak Kapolda beserta rombongan. Kehadiran beliau beserta Ibu Ketua Bhayangkari Daerah memberikan motivasi dan energi positif yang luar biasa bagi kami semua.”

“Arahan dan bimbingan yang diberikan akan menjadi pedoman dan semangat baru bagi kami untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih ikhlas dalam mengemban tugas mulia sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Kami berkomitmen penuh untuk tidak mengecewakan kepercayaan pimpinan dan masyarakat,” ujar AKBP Agung dengan penuh antusias.

Kunjungan ini semakin terasa hangat dengan kehadiran Ibu Ny. Sari Gatot Tri Suryanta selaku Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Barat, yang didampingi oleh Ibu Ny. Panca Agung selaku Ketua Cabang Bhayangkari Pasaman Barat.

Kehadiran para istri anggota polisi ini membuktikan bahwa dukungan dari keluarga sangat besar artinya dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, menciptakan suasana kerja yang harmonis, dan mempererat tali persaudaraan antar keluarga besar Polri.

“Semoga kunjungan ini membawa berkah dan menjadi awal dari pencapaian prestasi yang lebih gemilang bagi Polres Pasaman Barat di bawah pimpinan Bapak Kapolda Sumatera Barat.”(*) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.