Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar DPW RATU PRABU SUMBAR Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PC IPPNU PADANG PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

Pasaman Barat, Netralpost -- Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H meresmikan Musala Darul Agung yang berada di lingkungan Markas Komando (Mako) Polsek Pasaman, Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (14/10/2026).

Peresmian musala tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan mental dan rohani personel Polri, sekaligus meningkatkan nilai-nilai keimanan, moralitas, dan integritas dalam pelaksanaan tugas Kepolisian.

Dalam sambutannya, Kapolres Pasaman Barat menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Musala Darul Agung, khususnya jajaran Polsek Pasaman dan para donatur.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Polsek Pasaman dan para donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Musala Darul Agung Polsek Pasaman,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan musala di lingkungan Polsek Pasaman tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan rohani dan mental bagi personel Kepolisian.

Melalui fasilitas ibadah tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran spiritual yang semakin kuat sehingga setiap anggota Polri dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Keberadaan musala ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah bagi personel, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan rohani guna membentuk anggota Polri yang beriman, berintegritas, humanis, serta senantiasa mengedepankan pelayanan yang tulus dan berkeadilan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan peresmian juga diisi dengan penyampaian sepatah kata oleh tokoh agama, dilanjutkan ceramah agama oleh ustaz dan doa bersama.

Dalam tausiah tersebut, disampaikan pesan tentang keutamaan membangun rumah ibadah sebagai bentuk amal jariah. Pembangunan rumah Allah diharapkan menjadi ladang pahala bagi setiap orang yang turut berkontribusi, baik melalui tenaga, pikiran maupun materi.

Pesan keagamaan itu sekaligus mengajak seluruh pihak untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan dalam mendukung kegiatan keagamaan serta mempererat hubungan silaturahmi.

Prosesi peresmian kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan plakat peresmian Musala Darul Agung oleh Kapolres Pasaman Barat, yang diikuti rombongan, serta pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya musala tersebut.

Dengan diresmikannya Musala Darul Agung, diharapkan fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh personel Polsek Pasaman untuk beribadah dan memperkuat pembinaan rohani, serta menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja kepolisian yang religius, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (HumasResPasbar)

 

PADANG, NETRALPOST— Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia, Puadi, secara resmi membuka kegiatan Bawaslu Campus Connect di Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa.(13/10) Mengusung tema “Generasi Digital, Demokrasi Transparan”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara Bawaslu dan perguruan tinggi untuk memperkuat literasi digital, partisipasi mahasiswa, serta pengawasan pemilu yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam sambutannya, Puadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Negeri Padang yang telah membuka ruang kolaborasi dengan Bawaslu. Menurutnya, hubungan antara Bawaslu dan perguruan tinggi tidak sekadar menjadi kerja sama kelembagaan atau forum sosialisasi, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem demokrasi berbasis pengetahuan.

“Demokrasi yang sehat tidak cukup hanya ditopang oleh regulasi dan institusi.

Demokrasi membutuhkan pengetahuan, nalar kritis, kebebasan akademik, partisipasi warga negara, serta kemampuan masyarakat untuk membedakan antara fakta dan manipulasi,” ujar Puadi.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, membentuk opini, berkomunikasi, dan berpartisipasi dalam kehidupan politik. Kondisi tersebut menuntut penguatan literasi digital agar masyarakat, khususnya generasi muda, mampu menyikapi arus informasi secara kritis dan bertanggung jawab.

Puadi menekankan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga perlu mengambil peran sebagai warga digital yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab.

Kemampuan memverifikasi informasi, menilai bukti, serta memahami konteks penyebaran informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas ruang publik dan demokrasi.

“Jangan menjadi generasi yang paling cepat menerima informasi. Jadilah generasi yang paling kritis dalam memverifikasi informasi. Jangan hanya bertanya apakah informasi ini menarik, tetapi bertanyalah apakah informasi ini benar,” pesannya kepada mahasiswa.

Selain menyoroti literasi digital, Puadi juga menegaskan pentingnya transformasi digital dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu diarahkan untuk memperkuat pencegahan, membaca potensi risiko pelanggaran, mengoptimalkan pengelolaan data, serta membangun sistem pengawasan yang lebih terintegrasi dan kolaboratif.

Namun, transformasi tersebut harus tetap berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, etika, keamanan data, dan perlindungan hak-hak warga negara. Teknologi, tegasnya, merupakan instrumen untuk memperkuat demokrasi, bukan tujuan yang mengesampingkan nilai-nilai demokratis.

Melalui Bawaslu Campus Connect, Puadi berharap kolaborasi dengan Universitas Negeri Padang dapat terus dikembangkan dalam berbagai bidang, mulai dari riset kepemiluan, kajian kebijakan, pendidikan literasi digital, pemeriksaan fakta (fact-checking), pengembangan inovasi mahasiswa, hingga penguatan pengawasan partisipatif.

Ia juga mendorong agar kampus tidak hanya menjadi tempat penyampaian informasi kepemiluan, tetapi berkembang menjadi laboratorium demokrasi yang memungkinkan mahasiswa dan akademisi menghasilkan penelitian, menguji gagasan, serta mengembangkan inovasi untuk menjawab tantangan pengawasan pemilu di era digital.

Kegiatan Bawaslu Campus Connect di Universitas Negeri Padang diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antara Bawaslu dan perguruan tinggi dalam membangun demokrasi yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan berintegritas.

Melalui kolaborasi tersebut, generasi muda diharapkan dapat berkontribusi secara nyata dalam menjaga kualitas demokrasi, baik melalui kecakapan digital maupun keterlibatan aktif dalam pengawasan pemilu.

“Teknologi adalah alat, data adalah sumber daya, dan institusi adalah instrumen. Namun, integritas manusia adalah penentu, dan partisipasi masyarakat adalah kekuatan yang menjaga demokrasi tetap hidup,” demikian pesan Puadi dalam kegiatan tersebut.(*) 

PADANG, NETRALPOST – Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga Kick Boxing Kabupaten Solok menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Menindaklanjuti hasil kompetisi tersebut, Ketua Pengcab Kick Boxing Kabupaten Solok, Muhammad Irfan, S.H., M.H., secara resmi melaporkan rekapitulasi perolehan medali yang berhasil diboyong oleh para petarung terbaik daerah ke hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Solok.

​Kegiatan silaturahmi sekaligus penyerahan laporan resmi tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Solok, Candra, serta disaksikan oleh unsur pimpinan daerah dan pengurus cabang olahraga setempat.

​Berdasarkan laporan resmi yang dirilis, tim Kick Boxing Kabupaten Solok sukses mengamankan total 18 medali dengan rincian 4 medali emas, 10 medali perak, dan 4 medali perunggu. Prestasi ini menjadi pembuktian nyata bahwa potensi atlet bela diri dari Kabupaten Solok sangat diperhitungkan di tingkat provinsi.

​Menyikapi torehan tersebut, Ketua Cabor Kick Boxing Kabupaten Solok, Muhammad Irfan, S.H., M.H., menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Solok agar dapat memberikan perhatian yang lebih intensif terhadap perkembangan cabor ini ke depan. Menurutnya, dukungan yang merata dan berkesinambungan—terutama pada aspek pembinaan atlet jangka panjang—akan menjadi kunci utama dalam melipatgandakan perolehan medali emas di masa mendatang.

​"Capaian 18 medali ini adalah bukti kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan official. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Solok di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati untuk memberikan perhatian lebih, baik dalam bentuk dukungan fasilitas latihan, kesejahteraan, hingga program pembinaan atlet yang berkelanjutan. Dengan perhatian yang maksimal, kami optimistis Kick Boxing mampu mempersembahkan jauh lebih banyak medali emas dan semakin mengharumkan nama Kabupaten Solok," ujar Muhammad Irfan, S.H., M.H.

​Sementara itu, Wakil Bupati Solok, Candra, mengapresiasi tinggi dedikasi serta kerja keras seluruh jajaran Pengcab dan para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah. Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan generasi muda berprestasi di bidang olahraga.

​Melalui sinergi yang kuat antara Pengcab, KONI, dan kebijakan strategis dari Pemkab Solok, cabor Kick Boxing diproyeksikan mampu menjadi salah satu lumbung emas utama bagi Kabupaten Solok pada ajang-ajang berikutnya.

​Daftar Perolehan Medali Atlet Kick Boxing Kabupaten Solok (Porprov XVI Sumbar)

​Peraih Medali Emas:

​Nurhusnul Khatimah

​M. Muttaqqin

​Rizki Arif Hakim

​Milio Oner

​Peraih Medali Perak:

​Ryu Raditya

​Celsi

​Trisno Teguh Mulia

​Irsan

​Farras Nuril Rahmayanti

​Bobby Irawan (Kelas 1)

​Bobby Irawan (Kelas 2)

​Melta Faulia Azra

​Namira Aulia Putri

​M. Adrya

​Peraih Medali Perunggu:

​Faizah Ummul Makwa

​Zul Ilham Tijo

​Jumardi Fatria

​Arga Aprili Putra

​(Nofri)


 

Padang, Netralpost --- Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat melaksanakan aksi kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan langsung kepada tokoh agama di Kota Padang. Langkah ini merupakan bentuk komitmen organisasi untuk senantiasa hadir dan mendukung para ulama serta tokoh masyarakat yang telah mendedikasikan hidupnya demi syiar Islam. Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai wujud penghormatan serta penguatan silaturahmi yang berkelanjutan.

Kegiatan penyerahan santunan dan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PW Ansor Sumbar, Chaydirul Yahya, beserta jajaran pengurus dan anggotanya. Kedatangan rombongan disambut dengan hangat oleh penerima bantuan, yakni Buya Qisman Tuanku Sati. Pertemuan penuh kekeluargaan ini menjadi momen penting bagi organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama tersebut untuk mempererat hubungan dengan pemuka agama tradisional.

Aksi penyerahan bantuan kali ini dipusatkan di Surau Hikmah Gadung Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Tempat ibadah sekaligus pusat belajar agama tersebut dipilih agar bantuan bisa langsung menyentuh basis aktivitas dakwah sang ulama. Para anggota GP Ansor tampak bergotong royong membawa paket bantuan ke lokasi dengan penuh semangat kepedulian.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PW GP Ansor Sumbar Chaydirul Yahya menegaskan komitmen organisasi untuk terus menjaga hubungan erat dengan para ulama. Ia menyatakan bahwa kepedulian terhadap kesejahteraan tokoh agama merupakan bagian penting dari ideologi bergerak yang dianut oleh pemuda Ansor dalam menjaga nilai-nilai keagamaan.

"Pemberian bantuan kepada Buya Qisman Tuanku Sati di Surau Hikmah Gadung Koto Panjang ini adalah dedikasi nyata dari segenap pengurus Ansor Sumbar untuk memuliakan guru-guru agama kita. Kami ingin memastikan bahwa para ulama yang menjadi pilar moral masyarakat mendapatkan dukungan yang layak agar terus bisa membimbing umat," ujar Chaydirul Yahya dalam pernyataan resminya.


Melalui program peduli ini, PW GP Ansor Sumatera Barat berharap kegiatan serupa dapat berjalan secara berkala dan menjangkau lebih banyak surau serta pesantren di wilayah Sumbar. Penyaluran bantuan ini juga menjadi pesan kepada para kader muda untuk terus menghargai jasa para pemuka agama demi terwujudnya masyarakat yang religius dan harmonis. (Nofri)

 

PADANG, NETRALPOST– Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga Kick Boxing Kabupaten Solok menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Menindaklanjuti hasil kompetisi tersebut, Ketua Pengcab Kick Boxing Kabupaten Solok, Muhammad Irfan, S.H., M.H., secara resmi melaporkan rekapitulasi perolehan medali yang berhasil diboyong oleh para petarung terbaik daerah ke hadapan Bupati Solok.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis, tim Kick Boxing Kabupaten Solok sukses mengamankan total 18 medali dengan rincian 4 medali emas, 10 medali perak, dan 4 medali perunggu. Prestasi ini menjadi pembuktian nyata bahwa potensi atlet bela diri di Kabupaten Solok sangat memperhitungkan di tingkat provinsi.

Menyikapi torehan tersebut, Ketua Cabor Kick Boxing Kabupaten Solok, Muhammad Irfan, S.H., M.H., menyampaikan harapan yang sangat besar kepada Bupati Solok agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian yang lebih intensif terhadap perkembangan cabang olahraga ini ke depan. Menurutnya, perhatian yang merata dan fokus—terutama pada aspek pembinaan atlet jangka panjang—akan menjadi kunci utama dalam melipatgandakan perolehan medali emas di masa mendatang.

"Capaian 18 medali ini adalah bukti kerja keras seluruh atlet dan tim pelatih. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Kami sangat berharap kepada Bapak Bupati Solok untuk memberikan perhatian lebih kepada cabor Kick Boxing, baik dalam bentuk dukungan fasilitas latihan, kesejahteraan, hingga program pembinaan atlet yang berkelanjutan. Dengan perhatian yang lebih maksimal, kami optimistis Kick Boxing mampu mempersembahkan jauh lebih banyak medali emas di tingkat provinsi dan semakin mengharumkan nama Kabupaten Solok di Sumatera Barat," ujar Muhammad Irfan, S.H., M.H.

Melalui sinergi yang kuat antara Pengcab, KONI, dan kebijakan strategis dari Bupati Solok, cabor Kick Boxing diproyeksikan mampu menjadi salah satu cabor lumbung emas utama bagi Kabupaten Solok di masa depan.

Berikut adalah daftar lengkap para atlet Kick Boxing Kabupaten Solok yang berhasil menyumbangkan medali pada Porprov XVI:

Peraih Medali Emas:


Nurhusnul Khatimah


M. Muttaqqin


Rizki Arif Hakim


Milio Oner


Peraih Medali Perak:


Ryu Raditya


Celsi


Trisno Teguh Mulia


Irsan


Farras Nuril Rahmayanti


Bobby Irawan (Kelas 1)


Bobby Irawan (Kelas 2)


Melta Faulia Azra


Namira Aulia Putri


M. Adrya


Peraih Medali Perunggu:


Faizah Ummul Makwa


Zul Ilham Tijo


Jumardi Fatria


Arga Aprili Putra


(Nofri) 


 

Sumbar, Netralpost --- Gerbong mutasi di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali bergerak membawa penyegaran organisasi. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, resmi berpindah tugas berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Perwira menengah yang dikenal ramah ini mendapatkan amanah baru untuk mengemban jabatan sebagai Dirlantas Polda Lampung. Posisinya di Sumatera Barat akan digantikan oleh Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirsamapta Polda Banten.

Mutasi dan pengisian jabatan baru di lingkungan kepolisian ini dikonfirmasi langsung secara resmi oleh pihak internal penegak hukum daerah. Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, membenarkan adanya pergantian tongkat estafet kepemimpinan pada posisi Pejabat Utama (PJU) tersebut. "Benar, mutasi dan pengisian jabatan di lingkungan Polda Sumbar ini merupakan bagian dari penataan personel Polri, sekaligus penyegaran organisasi untuk penempatan perwira dalam menjalankan tanggung jawab baru di wilayah berbeda," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya secara resmi saat memberikan keterangan. 

Selama masa pengabdiannya sejak April 2025, Kombes Pol Reza Chairul telah menorehkan berbagai dedikasi nyata bagi masyarakat Sumatera Barat. Kepemimpinannya di Ditlantas Polda Sumbar dicirikan oleh komitmen kuat terhadap modernisasi dan peningkatan mutu pelayanan publik. Di bawah arahannya, sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) diperkuat secara masif guna meningkatkan ketertiban jalan raya secara transparan, yang didukung penuh oleh optimalisasi Regional Traffic Management Centre (RTMC) serta perluasan akses Samsat Digital Nasional (SIGNAL) bagi masyarakat Minang.

Puncak dari dedikasi dan kerja keras tersebut dibuktikan dengan penganugerahan penghargaan Pin Emas Kapolri, sebuah simbol kehormatan tertinggi atas prestasi luar biasa dalam operasional kepolisian. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung dalam momen syukuran HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Kota Padang. Terkait prestasi tersebut, Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menyampaikan pernyataan resminya. "Capaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama seluruh personel Ditlantas Polda Sumbar dalam menjalankan tugas pelayanan, pengaturan, serta penegakan hukum lalu lintas. Simbol kehormatan ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus meningkatkan kinerja," ungkapnya penuh rasa syukur.

Tidak hanya berfokus pada penegakan hukum dan transformasi digital, Kombes Pol Reza juga sangat peduli terhadap aspek humanis serta pembinaan karakter personelnya. Ia menginisiasi berbagai program spiritual dan sosial kepolisian di Sumatera Barat, seperti Gerakan Subuh Berjamaah, Polisi Jumat Berkah, hingga program Satu Hari Satu Kebaikan. Melalui program kemanusiaan ini, Ditlantas Polda Sumbar secara rutin menyalurkan berbagai bantuan sosial bagi warga miskin, pengemudi angkutan umum, hingga komunitas pekerja jalanan yang membutuhkan uluran tangan. Sosoknya yang ramah dan terbuka juga membangun komunikasi yang sangat baik dengan kalangan jurnalis peliput kepolisian selama bertugas di Ranah Minang. 

Kini, tugas baru telah menanti Kombes Pol Reza Chairul untuk memimpin jalannya roda Ditlantas di Polda Lampung. Seluruh dedikasi, kedekatan emosional, dan pondasi pelayanan modern yang telah ia bangun di Ranah Minang diharapkan menjadi bekal berharga dalam melanjutkan pengabdian terbaiknya di tempat yang baru. Selamat bertugas di gerbang Pulau Sumatra, Kombes Pol Reza; dedikasi dan ketulusanmu akan selalu membekas di hati masyarakat Sumatera Barat.(nofri) 

 

Pasamanbarat, Netralpost -- Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat meringkus seorang lelaki berinisial YA (22), yang diduga melakukan tindak pidana pencurian panel dan elektrik komputer alat berat (excavator).

Petugas meringkus pelaku di RT 05 Ophir Barat, Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu dini hari (11/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K membenarkan penangkapan terhadap pelaku YA.

Diterangkan, peristiwa tersebut terjadi di Jorong Kartini Labuah Baru, Nagari Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 11.58 WIB.

Saat itu, satu alat berat (excavator) milik korban Handro Donal, sedang terparkir di Jalan Jorong Kartini Labuah Baru Nagari Muara Kiawai.

"Korban mendapati satu buah panel dan satu buah elektrik alat berat miliknya sudah tidak berada di posisi semula," terangnya.

Selanjutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasaman Barat. Petugas kemudian langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi.

"Aksi pelaku diketahui setelah petugas memperoleh informasi bahwa pelaku hendak menjual hasil barang hasil curian kepada salah seorang di kawasan Kecamatan Luhak Nan Duo," katanya.

Tim Opsnal di bawah pimpinan Ipda Algino Ganaro langsung melacak keberadaan pelaku yang diketahui berada di RT 05 Ophir Barat, Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo.

"Pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan di sebuah rumah kontrakan yang berada di RT 05 Barat, Nagari Ophir Kecamatan Luhak Nan Duo pada Minggu dini hari (11/10) sekitar pukul 01.00 WIB," tuturnya.

Kasat menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Petugas juga menyita barang bukti berupa satu buah panel exavator dan satu buah elektrik exavator.

"Atas peristiwa pencurian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp50 juta," jelasnya.

Pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Pasaman Barat untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. (HumasResPasbar)




PADANG — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Padang kembali memicu gangguan serius terhadap infrastruktur pelayanan air bersih. Meningkatnya debit air Sungai Guo menyebabkan putusnya pipa transmisi distribusi milik Perumda Air Minum Kota Padang, yang berpotensi melumpuhkan pasokan air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan.

Kondisi ini menjadi perhatian mendesak mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar harian masyarakat. Arus deras Sungai Guo tidak hanya menggerus kondisi tanah di sekitar aliran sungai, tetapi juga memberi tekanan hebat pada jaringan pipa utama yang tertanam di kawasan tersebut.

Menanggapi situasi ini, pihak Perumda Air Minum Kota Padang menegaskan bahwa penanganan darurat tengah berjalan dengan memprioritaskan keselamatan petugas serta ketepatan teknis di lapangan.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menjelaskan bahwa fenomena cuaca ekstrem ini menjadi tantangan berat bagi operasional perusahaan. Meski begitu, langkah pemulihan akan terus diupayakan secepat mungkin.

“Peningkatan debit Sungai Guo akibat hujan deras berdampak langsung pada sistem distribusi jaringan kami. Penanganan harus dilakukan secara cermat dengan memperhitungkan kestabilan arus sungai, kondisi tanah, serta keselamatan para petugas di lapangan,” ujar Afriyanto.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi informasi kepada publik selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami sangat memahami bahwa gangguan ini menghambat aktivitas sehari-hari warga. Oleh karena itu, informasi mengenai perkembangan penanganan dan estimasi pemulihan akan terus kami sampaikan secara berkala agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi,” tambahnya.

Proses Pemulihan Terukur dan Evaluasi Ketahanan Jaringan
Pemulihan jaringan pipa transmisi ini membutuhkan waktu dan penanganan yang terukur. Tim teknis Perumda Air Minum Kota Padang saat ini berfokus melakukan pemeriksaan titik kerusakan, evaluasi dampak, serta penilaian keamanan lokasi sebelum menerjunkan personel untuk penyambungan ulang.

Selain fokus pada perbaikan darurat, Perumda Air Minum Kota Padang juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap ketahanan infrastruktur di sepanjang aliran sungai. Hal ini dilakukan guna meminimalisasi risiko gangguan serupa saat hujan deras kembali menerjang.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat di wilayah yang terdampak diimbau untuk menampung dan menghemat penggunaan air bersih secukupnya sembari menunggu proses perbaikan selesai dan pasokan air kembali normal.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya ketahanan infrastruktur penyediaan air baku di tengah kondisi cuaca ekstrem yang makin tidak menentu. Kini, kecepatan, transparansi informasi, serta ketepatan tindakan Perumda Air Minum Kota Padang menjadi kunci utama untuk mengembalikan hak masyarakat atas akses air bersih.

 

PASAMAN BARAT, NETRALPOST — Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di aliran Sungai Batang Saman, tepatnya di Kampung Bukik, Jorong Batang Umpai, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (9/10/2026) siang.

Korban ditemukan warga dalam kondisi telah membusuk dengan posisi telungkup di tengah aliran sungai. Hingga Jumat sore, identitas korban masih belum diketahui dan pihak kepolisian masih melakukan proses identifikasi.

Berdasarkan laporan kepolisian, mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 14.15 WIB oleh seorang warga bernama Donal (36), yang saat itu hendak pergi ke kebun.

Melihat keberadaan mayat tersebut, Donal kemudian menghubungi Marwan Hakim, seorang tokoh adat di Kampung Bukik.Informasi itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 14.35 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Pasaman Barat, Polsek Pasaman, dan tim identifikasi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas yang dipimpin Pamapta Aiptu Ravea Vani R. kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD Pasaman Barat di Jambak untuk pemeriksaan medis.

Memiliki Tato di Tangan Kiri

Dari ciri-ciri fisik yang terlihat, korban diperkirakan berusia sekitar 26 tahun. Korban memiliki sejumlah tato di tangan kiri, di antaranya gambar menyerupai perahu dan karakter bergambar pada bagian lengan.

Selain itu, korban diketahui mengenakan jam tangan berwarna hitam, jaket parasut berwarna hijau, serta celana jins.

Ciri-ciri tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali korban dan mempercepat proses penelusuran identitasnya.

Polisi Lakukan Pemeriksaan

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, serta membawa jenazah ke RSUD Pasaman Barat untuk menjalani pemeriksaan luar.

Sementara itu, pemeriksaan luar terhadap jenazah dilakukan untuk mendukung proses penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya belum diketahui dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

Masyarakat Diminta Membantu Identifikasi

Masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban atau merasa kehilangan anggota keluarga diimbau segera menghubungi Polres Pasaman Barat untuk memberikan informasi yang dapat membantu proses identifikasi.

Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu kepolisian mengungkap identitas korban dan menemukan pihak keluarganya.

Penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 17.55 WIB. Situasi selama proses penanganan dilaporkan aman dan terkendali.

 

JAKARTA, LENSANUSANTARA – Kepemimpinan baru di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia membawa angin segar sekaligus komitmen mendalam terhadap reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Dalam pemaparan visi dan misinya pada uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan sebuah prinsip luhur yang kini menjadi doktrin utama institusi. Beliau menyatakan secara lantang, "Menjadi polisi adalah sebuah kehormatan. Memimpin Polri adalah amanah. Dan mengabdi bersama masyarakat adalah tujuan". Landasan filosofis ini diharapkan mampu mereposisi peran kepolisian kembali pada hakikat sejatinya sebagai pelayan nusa dan bangsa.

Komitmen fundamental yang diusung oleh Jenderal Suyudi meletakkan aspek kedekatan dengan rakyat sebagai prioritas mutlak. Bagi kepemimpinan baru ini, kepercayaan masyarakat menjadi landasan utama untuk terus menghadirkan Korps Bhayangkara yang semakin profesional, responsif, dan dekat dengan rakyat. Melalui pendekatan terintegrasi ini, kinerja kepolisian tidak lagi diukur dari formalitas administratif semata, melainkan dari sejauh mana kehadiran personel di lapangan dapat dirasakan dampaknya secara langsung oleh khalayak umum.

Lebih lanjut, Jenderal Suyudi menekankan bahwa esensi sejati dari pengabdian kepolisian bukan hanya tentang menjalankan tugas rutin yang tertulis dalam undang-undang. Pengabdian yang sesungguhnya adalah tentang bagaimana setiap personel mampu hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengar setiap keluh kesah, serta memberikan kepastian hukum dan keamanan bagi warga. Komitmen kuat untuk menghapus kendala birokrasi dan budaya penanganan hukum yang defensif menjadi langkah konkret dalam mengembalikan muruah Korps Bhayangkara ke jalan yang benar.

Melalui doktrin bertema "Polisi Bersama Masyarakat", paradigma operasional personel di lapangan akan diarahkan secara penuh untuk menerapkan prinsip utama: Melayani, Melindungi, dan Mengayomi. Korps kepolisian diharapkan tidak lagi menjadi institusi yang ditakuti, melainkan menjadi tempat pertama yang dicari masyarakat saat membutuhkan pertolongan dan rasa aman. Transformasi humanis ini dirancang agar setiap lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, mendapatkan perlakuan yang adil dan transparan di hadapan hukum.

Salah satu gebrakan konkret dalam program 100 hari pertama kepemimpinan Jenderal Suyudi adalah komitmen tegas untuk menghapus fenomena "no viral, no justice". Beliau menggarisbawahi sembilan kegelisahan utama masyarakat terhadap penegakan hukum dan berjanji bahwa setiap pelapor berhak mendapatkan kepastian perkara tanpa harus memviralkan kasusnya terlebih dahulu. Kepastian penanganan perkara akan dibuka secara transparan kepada pelapor, sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang aman dan berkeadilan. 

Untuk meninjau secara lengkap proses pengesahan hingga pelantikan resminya, publik dapat memantau laporan mendalam di platform BBC News Indonesia. Informasi riwayat karier reserse yang panjang dari sang Jenderal juga dapat diakses langsung melalui laman Wikipedia Suyudi Ario Seto. Ke depan, publik menaruh harapan yang sangat besar agar transformasi kultural ini dapat berjalan konsisten demi terciptanya institusi Polri yang bersih, berintegritas, dan dicintai rakyat. (Nofri) 



PADANG — Keberadaan meteran air (water meter) di setiap rumah pelanggan sering kali dipandang sebelah mata. Padahal, perangkat kecil ini memegang peran krusial dalam mencatat volume penggunaan air bersih sekaligus menjadi acuan utama penetapan tagihan rekening bulanan.

Guna memastikan proses pencatatan berjalan akurat dan transparan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih peduli terhadap kondisi dan keterbacaan meteran air di hunian masing-masing.

Kendala Lapangan dan Risiko Penggunaan Estimasi
Dalam praktik di lapangan, petugas catat meter masih kerap mendapati kondisi meteran yang sulit dijangkau. Banyak meteran air tertimbun tanah, tertutup tumpukan barang bekas, terhalang semak belantik, hingga berada di area terkunci atau di balik bangunan.

Kondisi tersebut tak hanya menyulitkan petugas, tetapi juga berpotensi merugikan pelanggan. Saat angka meteran tidak dapat dibaca secara langsung, sistem pencatatan terpaksa menggunakan kalkulasi estimasi berdasarkan rata-rata pemakaian terdahulu. Dampaknya, nilai tagihan pada bulan berjalan bisa berbeda dari konsumsi air aktual.

Tiga Aspek Utama Perawatan Meteran Air
Untuk menghindari kendala pencatatan, Perumda Air Minum Kota Padang mengingatkan masyarakat akan tiga hal penting dalam merawat meteran air:

Keterlihatan (Visibilitas): Memastikan posisi meteran berada di lokasi yang jelas dan mudah dilihat tanpa tertutup benda apa pun.

Bebas Hambatan: Merawat dan membersihkan area sekitar meteran secara berkala dari sampah, material bangunan, tanah, maupun tanaman liar.

Perlindungan Fisik yang Tepat: Melindungi alat dari benturan atau potensi kerusakan fisik tanpa menutupi akses petugas untuk membacanya.

Meteran Air Sebagai "Kasir Pribadi" Pelanggan
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengibaratkan meteran air sebagai "kasir pribadi" yang bertugas mencatat transaksi air bersih di setiap rumah.

"Meteran air itu analoginya seperti 'kasir pribadi' di rumah pelanggan. Setiap tetes air yang mengalir dan tercatat di sana adalah komitmen transparansi antara kami dan pelanggan. Jika alat catatnya terhalang atau rusak, transparansi itu ikut terganggu," ujar Afriyanto.

Ia menegaskan, menjaga keterbacaan meteran merupakan langkah mandiri pelanggan dalam melindungi hak transaksinya agar tetap efisien dan akurat.

Larangan Memperbaiki Mandiri dan Kanal Pengaduan
Perumda juga mengingatkan pelanggan untuk tidak membongkar atau memperbaikinya secara mandiri jika menemukan indikasi kerusakan—seperti jarum meteran tidak bergerak, kaca buram/pecah, atau terjadi kebocoran sambungan. Tindakan mandiri berisiko merusak segel resmi dan berimplikasi pada sanksi administratif.

Jika menemukan gangguan pada meteran air, masyarakat diimbau untuk segera melapor melalui kanal resmi berikut:

Call Center: 1500030

WhatsApp Layanan: 0811-669-123

Instagram: @perumdaairminumkotapadang

Kantor Pelayanan: Kantor cabang Perumda Air Minum Kota Padang terdekat pada jam kerja.

Melalui sinergi antara perawatan mandiri oleh warga dan pelayanan responsif dari Perumda, pencatatan pemakaian air bersih di Kota Padang diharapkan semakin akurat dan bebas dari potensi kesalahpahaman penagihan.

 

PADANG, NETRALPOST — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumatera Barat resmi memulai proyek Pembangunan Tanggul Sungai Batang Sungai Bangek di Kota Padang. Proyek strategis ini didanai melalui anggaran APBD Provinsi Sumatera Barat dengan nilai kontrak mencapai Rp2.448.618.930,-. Langkah ini diambil sebagai respons nyata pemerintah melalui instansi terkait dalam mengendalikan daya rusak air serta meminimalisir risiko banjir luapan yang kerap mengancam pemukiman warga dan lahan pertanian di sekitar wilayah aliran sungai lintas kabupaten/kota tersebut.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pengerjaan infrastruktur ini secara resmi bergulir sejak diterbitkannya kontrak pada tanggal 04 September 2026. Proyek ini berada di bawah payung Program Pengelolaan Sumber Daya Air yang dikomandoi langsung oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat, dengan fokus kegiatan pada aspek pengelolaan dan bangunan pengaman pantai pada wilayah sungai lintas kabupaten/kota. Secara spesifik, sub-kegiatan difokuskan pada pembangunan struktur tanggul sungai yang kokoh guna menahan debit air yang tinggi saat curah hujan meningkat.

Detail pekerjaan di lapangan mencakup normalisasi jalur aliran sungai, penguatan tebing, serta pemasangan struktur tanggul pelindung (bisa berupa susunan batu kali atau beton penahan pracetak) yang disesuaikan dengan kondisi geografis Batang Sungai Bangek. Kontraktor pelaksana yang dipercaya oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Sumbar untuk merampungkan proyek ini adalah CV. Cipta Perdana Mandiri. Seluruh tahapan teknis, mulai dari penggalian fondasi, pemadatan tanah, hingga kekuatan material yang digunakan, dipastikan harus mengacu pada standar kelayakan teknis bangunan air yang ketat demi menjamin ketahanan tanggul dalam jangka panjang.

Kehadiran proyek ini disambut dengan penuh rasa syukur dan antusiasme oleh warga setempat yang selama ini was-was setiap kali hujan deras turun. Rusdi (48), salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari bantaran sungai, menyatakan dukungannya secara penuh terhadap pembangunan ini. "Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat beserta pemerintah provinsi. Setiap kali musim hujan tiba, kami selalu khawatir air sungai meluap ke rumah dan merusak ladang. Dengan adanya pembangunan tanggul ini, kami merasa lebih aman dan berharap ekonomi warga tidak lagi terganggu akibat bencana musiman," ujarnya penuh harap.

Di sisi lain, aspek transparansi dan akuntabilitas menjadi perhatian utama demi memastikan proyek berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Jalannya proyek fisik ini diawasi secara melekat oleh pihak ketiga selaku konsultan supervisi, yaitu CV. Albirru Konsultan. Tidak hanya dari konsultan formal, nuansa pengawasan juga datang dari masyarakat sekitar yang turut proaktif memantau perkembangan di lapangan. Keberadaan papan proyek yang transparan di lokasi dinilai sangat membantu warga untuk ikut mengawal alokasi uang rakyat agar benar-benar diwujudkan sesuai spesifikasi kerja yang telah ditetapkan dinas.

Melalui sinergi solid antara kontraktor yang kompeten, pengawasan ketat dari konsultan, serta dukungan penuh dari warga, pembangunan tanggul ini diharapkan dapat selesai sesuai dengan target kalender yang telah ditentukan. Jika rampung nanti, infrastruktur pengaman dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung pemukiman dari ancaman banjir, tetapi juga menjaga stabilitas struktur tanah di sekitar sungai agar terhindar dari bahaya erosi dan longsor yang dapat merugikan mobilitas masyarakat Kota Padang.(Nofri) 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.