Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar DPW RATU PRABU SUMBAR Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PC IPPNU PADANG PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

Pasaman Barat, Netralpost -- Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, menggelar kegiatan prioritas Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat dalam rangka mendukung program Polisi Bersama Masyarakat.

Kegiatan itu dilaksanakan di Masjid Al Mukminin Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (23/10/2026).

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan.

"Polri hadir dan ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial, khususnya dalam mendukung pembangunan fasilitas ibadah di lingkungan masyarakat," katanya.

Diketahui, Masjid Al Mukminin yang terletak di kawasan Jorong Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman, saat ini sedang dalam proses pembangunan. 

Polres Pasaman Barat juga memberikan bantuan berupa material bangunan untuk menunjang kebutuhan pembangunan masjid tersebut.

"Dengan semangat gotong royong, kehadiran personel Polres Pasaman Barat diharapkan dapat memberikan kontribusi positif untuk kelancaran pembangunan masjid," ujarnya.

Kapolres berharap, pendekatan humanis melalui kegiatan sosial dan keagamaan diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif di Kabupaten Pasaman Barat.

"Polri berupaya menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, serta budaya gotong royong, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat," ucapnya.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, didampingi oleh Kasat Samapta AKP Dwi Rahmat Hadi Yanto, Kasi Keu Iptu Eddisal, KBO Satuan Samapta Ipda Yandri Salmi, KBO Satuan Binmas Ipda Sar’an Putra, beserta personel Satuan Binmas Polres Pasaman Barat. (HumasResPasbar)

 

Pasamana Barat, Netralpost -- Kepolisan Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menggelar kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al-Falah Jambak, Nagari Lingkuang Aua Jambak, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (23/10/2026).

Kedatangan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU), mendapat sambutan hangat dan respon positif dari para jemaah yang menunaikan ibadah salat jumat.

"Terima kasih kepada para jemaah dan pengurus Masjid Al-Falah yang telah memfasilitasi kami dalam kegiatan Jumat Keliling," ujar Kapolres saat mengawali sambutannya.

Kapolres mengatakan, kegiatan Jumat Keliling sebagai bentuk menjalin silaturahmi dan kebersamaan antara masyarakat dengan institusi kepolisian khususnya Polres Pasaman Barat.

"Program jumat keliling bertujuan untuk mendengar dan menerima saran, masukan, kritik yang positif dari masyarakat seiring dengan pelaksanaan tugas Polri," tuturnya.

Menurutnya, tugas Kepolisian bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, namun juga merangkul serta bersinrgi bersama masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Pasaman Barat.

"Polri Bersama Masyarakat artinya Polri hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, melainkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat," tuturnya.

*Kapolres membuka sesi tanya jawab bersama masyarakat*

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah masyarakat diantaranya tokoh agama Ustaz Kasmir bertanya tentang penanganan jika terjadinya aksi pencurian buah kelapa sawit dan kenakalan remaja di wilayah Nagari Lingkuang Aua Jambak.

Selalu itu, pertanyaan dari Kepala Jorong Ajip tentang persoalan maraknya terkait penyalagunaan narkoba dan berharap tindakan tegas dari aparat kepolisian setempat.

Pertanyaan terakhir dari Sekretaris Nagari Lingkuang Aua Jambak Andi Permana mengapresiasi pihak Polres Pasaman Barat dalam pengamanan lalu lintas, dan terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sulit didapat oleh masyarakat.

*Kapolres menjawab pertanyaan masyarakat tentang Kamtibmas*

Menjawab pertanyaan dari sejumlah tokoh masyarakat tentang situasi Kamtibmas di wilayah Nagari Lingkungan Aua Jambak, khususya tentang tindak pidana pencurian kelapa sawit memang masih di dominasi dari kenakalan remaja dan masyarakat ekonomi ke bawah.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan dalam menjaga situasi Kamtibmas. Karena didominasi dari dampak kenakalan remaja, pihaknya mengajak para orang tua agar saling menjaga dan mengawasi aktivitas anak-anak ketika berada di luar rumah," ajaknya.

Selain itu, terkait dengan penyalahgunaan narkotika, Polres Pasaman Barat melalui Satuan Reserse Narkoba terus melakukan pengawasan dan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan.

"Personel Satuan Reserse Narkoba terus melakukan patroli untuk mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran narkotika, serta menerima dan merespon cepat laporan dari masyarakat jika adanya peredaran narkoba di wilayah masing-masing," sebutnya.

Kemudian terkait pengaman arus lalu lintas, personel Polantas telah disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan, khususnya pada waktu kepadatan aktivitas masyarakat.

"Terkait BBM, Polres Pasaman Barat dan pemerintah daerah setempat sudah memberlakukan sistem barcode satu kali pengisian BBM untuk satu kendaraan bermotor," ucapnya.

Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjalin koordinasi dan komunikasi jika ditemukan gangguan Kamtibmas di wilayah masing-masing.

"Jika adanya gangguan Kamtibmas, segera hubungi layanan online 110 Polres Pasaman Barat. Personel akan langsung merespon cepat laporan dari masyarakat," imbaunya. (HumasResPasbar)

 

Padang, Netralpost - Memburuknya kualitas udara di Kota Padang menjadi perhatian serius karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga aktivitas masyarakat yang harus tetap bekerja di tengah kondisi udara yang tidak sehat. Pekerja harian, pedagang kaki lima, pengemudi ojek, dan pekerja lapangan lainnya menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Kota Padang, Aulia Eka Putra, menyoroti pentingnya penanganan pencemaran udara yang tidak hanya berfokus pada imbauan, tetapi juga memperhatikan kondisi masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Kualitas udara yang tidak sehat dapat menimbulkan risiko kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang terpapar polusi dalam waktu lama. Di sisi lain, bagi sebagian pekerja, mengurangi aktivitas di luar ruangan juga berpotensi memengaruhi penghasilan harian mereka.

"Persoalan kualitas udara ini tidak bisa dipandang hanya sebagai masalah lingkungan. Ada persoalan kesehatan dan ekonomi masyarakat yang juga harus diperhatikan. Banyak warga yang tetap harus bekerja di luar ruangan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena itu, pemerintah perlu hadir dengan langkah perlindungan yang nyata,” ujar Aulia pada media, Jumat (23/11).

Menurut Aulia, pemerintah perlu memperkuat langkah penanganan melalui penyampaian informasi kualitas udara secara terbuka, edukasi mengenai risiko paparan polusi, serta upaya perlindungan bagi masyarakat yang paling rentan terdampak. Penanganan juga perlu dilakukan secara terukur agar masyarakat mengetahui langkah yang harus diambil ketika kualitas udara memburuk.

Ia menilai bahwa imbauan kepada masyarakat perlu disertai tindakan konkret. Informasi mengenai kondisi udara harus mudah diakses, sementara koordinasi antarlembaga perlu diperkuat untuk mengidentifikasi sumber pencemaran dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

"Jangan sampai masyarakat hanya diminta berhati-hati tanpa mendapatkan informasi dan perlindungan yang memadai. Kita membutuhkan langkah yang jelas, terukur, dan berkelanjutan agar keselamatan masyarakat benar-benar menjadi prioritas,” kata Aulia.

Aulia juga menilai bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawal persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui edukasi publik, penyampaian aspirasi, serta pengawasan terhadap kebijakan pemerintah agar penanganan pencemaran udara tidak berhenti pada respons sementara.

Aulia juga mendorong agar perlindungan kelompok rentan menjadi bagian penting dalam kebijakan penanganan pencemaran udara. Langkah pencegahan perlu disertai edukasi mengenai pengurangan paparan polutan dan penyampaian informasi yang jelas mengenai kondisi udara.

Kualitas udara yang sehat merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, penanganan pencemaran udara di Kota Padang membutuhkan komitmen bersama, mulai dari pemantauan dan keterbukaan informasi hingga upaya mengatasi sumber pencemaran secara berkelanjutan.

 

Padang, netralpost — Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Sumatera Barat, Tri Ramadhani, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) IPPNU dalam Kongres XX IPPNU Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada (26-30/11) di Kendal, Jawa Tengah.

Kesiapan Tri Ramadhani menjadi bagian dari dinamika menjelang forum tertinggi organisasi tersebut. Berbekal pengalaman memimpin IPPNU di Sumatera Barat, Tri siap mengambil peran lebih luas dalam menentukan arah gerak organisasi di tingkat nasional.

Menurut Tri, Kongres XX IPPNU bukan sekadar momentum pergantian kepemimpinan, melainkan kesempatan untuk memperkuat kaderisasi, memperluas ruang aktualisasi pelajar putri, serta memastikan organisasi mampu menjawab tantangan generasi muda di tengah perubahan zaman.

“Bagi saya, IPPNU harus terus bertumbuh menjadi ruang yang memberikan kesempatan kepada setiap kader untuk belajar, berkembang, dan mengambil peran. Kekuatan organisasi terletak pada kader-kadernya, termasuk mereka yang berjuang di daerah,” ucap Tri pada media Jumat, (23/11).

Pengalaman memimpin PW IPPNU Sumatera Barat menjadi bekal bagi Tri dalam memahami dinamika organisasi di tingkat wilayah. Ia menilai, penguatan organisasi perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kader, pemerataan kesempatan, dan keterlibatan kader daerah dalam proses pengambilan keputusan.

Baginya, kepemimpinan nasional harus mampu membangun komunikasi yang kuat antara pusat dan daerah. Dengan begitu, program organisasi tidak hanya berjalan secara struktural, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kader di berbagai tingkatan.

“Kader daerah bukan hanya bagian dari struktur organisasi, tetapi juga memiliki potensi dan gagasan untuk ikut menentukan masa depan IPPNU. Karena itu, ruang partisipasi dan pengembangan kader perlu terus diperkuat,” katanya.

Menjelang Kongres XX IPPNU, gagasan dan komitmen para kandidat menjadi hal penting untuk diperhatikan. Forum ini akan menjadi momentum bagi kader untuk menentukan kepemimpinan yang dinilai mampu menjaga soliditas organisasi, memperkuat kaderisasi, dan membawa IPPNU semakin relevan bagi pelajar putri Nahdlatul Ulama.

Kesiapan Tri Ramadhani maju sebagai calon ketua umum turut membawa semangat dari Sumatera Barat ke panggung nasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari partisipasinya dalam proses regenerasi kepemimpinan IPPNU.

Kongres XX IPPNU di Kendal diharapkan menjadi ruang lahirnya kepemimpinan yang tidak hanya mampu menjaga keberlanjutan organisasi, tetapi juga menghadirkan gagasan dan langkah nyata bagi kemajuan kader serta masa depan IPPNU. (Tmi)

Solok, netralpost --- Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Solok menggelar Apel Kehormatan dalam rangka memperingati Hari Santri. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh ratusan kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari berbagai wilayah di Kabupaten Solok. Dengan mengenakan seragam kebanggaan, para kader berkumpul untuk merefleksikan kembali sejarah perjuangan kaum santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Apel ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat jiwa korsa dan satu komando di tubuh organisasi. Semangat Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh para ulama terdahulu dihidupkan kembali sebagai fondasi bergerak di era modern. Melalui kegiatan ini, GP Ansor Kabupaten Solok menegaskan posisinya sebagai benteng ulama dan pengawal setia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Solok, Riki Rizo Namzah, dalam amanatnya menyampaikan statemen pembakar semangat bagi seluruh kader yang hadir. "Hari Santri adalah cermin bagi kita semua bahwa darah perjuangan para kiai mengalir di nadi kader-kader Ansor hari ini," ujar Riki Rizo Namzah di hadapan barisan peserta apel. Ia mengingatkan bahwa tantangan masa kini telah berubah, sehingga santri dan kader Ansor harus bertransformasi menjadi penggerak peradaban yang adaptif.

Lebih lanjut, Riki Rizo Namzah menegaskan pentingnya jihad modern di era digital dan keterbukaan informasi. "Jihad kita hari ini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan membasmi kebodohan, menguasai teknologi, serta membentengi masyarakat dari paham intoleransi yang merusak persatuan bangsa," tambahnya. Menurutnya, kader Ansor di Kabupaten Solok wajib memiliki keahlian dan kapasitas kompetensi yang mumpuni agar mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Ia juga menekankan bahwa eksistensi organisasi harus dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput. Riki menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dan kader untuk aktif dalam berbagai aksi sosial dan keagamaan di nagari-nagari. Kehadiran Ansor harus menjadi solusi di tengah-tengah masyarakat, baik dalam menjaga keamanan internal umat maupun membantu program kesejahteraan sosial secara konsisten.

Apel Hari Santri ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, para ulama, serta kemajuan daerah Kabupaten Solok. Semangat kebersamaan yang terpancar dari apel ini diharapkan menjadi energi baru bagi PC GP Ansor Kabupaten Solok untuk terus konsisten berkhidmah demi agama, bangsa, dan negara. Dengan komitmen yang bulat, para kader siap mengawal gerak langkah para ulama Nahdlatul Ulama dalam merawat kebinekaan.(*)

 

PADANG, NETRALPOST – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat menggelar Apel Akbar Peringatan Hari Santri dengan khidmat dan penuh semangat. Kegiatan yang dipusatkan di Kota Padang ini diikuti oleh  kader Ansor serta Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Mengenakan atribut lengkap, para peserta tampak berbaris rapi mencerminkan kedisiplinan tinggi sebagai benteng ulama dan pengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Apel akbar ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan mendalam terhadap perjuangan para santri dan ulama dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Momentum Hari Santri, yang berakar dari fatwa Resolusi Jihad bentukan KH Hasyim Asy'ari, dijadikan sebagai pemantik motivasi bagi generasi muda NU di Sumatera Barat. Atmosfer nasionalisme dan religiusitas berpadu erat sepanjang jalannya upacara, menegaskan kembali komitmen kader terhadap Pancasila.

Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat, Chaydirul Yahya, didampingi oleh Sekretaris Wilayah PW GP Ansor Sumbar, Zurwandi, serta Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Banser Sumbar, Riki Alviano. Kehadiran jajaran teras pimpinan ini memperkuat soliditas internal organisasi sekaligus memberikan suntikan moral yang besar bagi seluruh kader yang hadir di lapangan.

Setelah prosesi pengibaran bendera dan pembacaan teks Resolusi Jihad, acara dilanjutkan dengan konsolidasi kader. Seluruh elemen Ansor dan Banser Sumbar menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kedamaian di ranah Minang. Melalui penguatan mental dan spiritual, apel ini juga menjadi media refleksi agar kader Ansor tidak melupakan identitas aslinya yang bersumber dari dunia pesantren.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat, Chaydirul Yahya, menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar perayaan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merevitalisasi semangat juang di era modern. "Hari Santri adalah cermin nyata bahwa kaum sarungan memiliki saham terbesar dalam kemerdekaan bangsa ini. Oleh karena itu, kader Ansor Sumatera Barat harus berada di garda terdepan dalam merawat jagat dan membangun peradaban, dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat dan toleran," ujarnya.

Lebih lanjut, Chaydirul Yahya mengingatkan seluruh kader mengenai tantangan masa depan yang semakin kompleks, mulai dari radikalisme hingga transformasi digital. "Kita tidak boleh lengah; tantangan hari ini tidak lagi menggunakan senjata fisik, melainkan perang pemikiran dan penguasaan teknologi. Saya menginstruksikan kepada sahabat-sahabat Ansor dan Banser di bawah komando Sekwil Zurwandi dan Kasatkorwil Riki Alviano untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga satu komando, dan memastikan bahwa Sumatera Barat tetap aman, damai, serta kondusif," pungkasnya tegas.(Tim) 

 

SUMATERA BARAT, NETRALPOST ---Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat tengah gencar melaksanakan proyek strategis berupa preservasi jalan pada ruas Tanah Badantung–Kiliranjao. Proyek infrastruktur yang membentang sepanjang 26,88 kilometer di Kabupaten Sijunjung ini ditujukan untuk menjaga kemantapan jalan nasional. Langkah ini diambil guna memastikan konektivitas antarwilayah tetap berjalan lancar dan optimal demi mendukung urat nadi perekonomian regional.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Sumatera Barat, Yan Purwandi, ST., proyek preservasi ini memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat. "Ruas Tanah Badantung–Kiliranjao merupakan jalur logistik utama lintas tengah Sumatera yang menghubungkan berbagai provinsi," ujar Yan Purwandi dalam statemen resminya. Ia juga menambahkan, "Penanganan intensif ini bertujuan untuk mempertahankan kondisi kemantapan jalan, meningkatkan kinerja struktural dan fungsional perkerasan, serta memastikan tingkat pelayanan jalan nasional tetap prima bagi seluruh pengguna jalan."
Pekerjaan yang sedang berjalan ini mencakup tiga jenis penanganan struktural utama yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan di lapangan. Rincian pertama adalah Rehabilitasi Minor Jalan sepanjang 2,90 km. Penanganan jenis ini difokuskan pada perbaikan kerusakan lokal pada perkerasan jalan untuk memulihkan kondisi permukaan, sekaligus menjaga fungsi pelayanan jalan agar tetap aman dilalui kendaraan.
Selanjutnya, fokus pekerjaan diarahkan pada Rehabilitasi Mayor Jalan sepanjang 19,00 km. Bagian penanganan ini menyasar kerusakan perkerasan yang jauh lebih signifikan. Penanganan skala mayor dilakukan guna meningkatkan kembali kondisi struktural dan fungsional jalan secara menyeluruh agar memiliki daya tahan jangka panjang sesuai kebutuhan teknis di lapangan.
Selain rehabilitasi, tim di lapangan juga melakukan Rekonstruksi Jalan sepanjang 4,98 km. Proses ini melibatkan pembongkaran total dan pembangunan kembali struktur perkerasan pada segmen-segmen jalan yang membutuhkan penanganan struktural menyeluruh. Langkah pembongkaran ini dinilai sangat penting guna mendongkrak kapasitas dukung beban kendaraan serta memperbaiki kinerja perkerasan jalan secara permanen.
Pelaksanaan preservasi jalan nasional ini didasarkan pada analisis kebutuhan penanganan pada masing-masing titik secara presisi. Melalui komitmen penuh dari BPJN Sumatera Barat, pengerjaan ini diharapkan mampu menyajikan infrastruktur jalan yang andal, aman, dan nyaman. Hal ini sekaligus mempercepat arus logistik komoditas barang dan jasa dari Sumatera Barat menuju provinsi tetangga maupun Pulau Jawa.

 

Pasaman Barat, Netralpost -- Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat menggelar kegiatan kumpul bersama masyarakat setempat di Kedai Sahabi, Jorong Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, pada Rabu (21/10/2026). 

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini diselenggarakan guna menghimpun data serta memetakan berbagai dinamika persoalan yang meresahkan warga terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H dengan didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat, di antaranya Kasat Samapta AKP Dwi Rahmat Hadi Yanto, Kasat Binmas Iptu Zulfi, KBO Sat Samapta Ipda Yandri Salmi, Plh. Kasi Humas Bripka Tasnim Agung serta sejumlah personel dari Sat Binmas.

Melalui forum dialog terbuka ini, jajaran Polres Pasaman Barat mendengarkan secara langsung beragam aspirasi serta keluhan warga mengenai situasi keamanan di wilayah permukiman mereka. Langkah ini diambil sebagai sarana deteksi dini dan pendekatan partisipatif guna menciptakan lingkungan yang kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Agung menegaskan komitmen Polres Pasaman Barat untuk bersikap tegas dalam menjaga ketertiban umum melalui penegakan hukum yang berkeadilan, baik terhadap tindak pidana maupun bentuk pelanggaran hukum lainnya. 

"Polres Pasaman Barat tetap berkomitmen penuh dalam penegakan hukum yang tegas dan profesional, baik terhadap segala bentuk tindakan pidana maupun pelanggaran hukum yang meresahkan warga,” ungkap Kapolres. 

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

"Menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak bisa dilakukan oleh aparat kepolisian saja, melainkan membutuhkan partisipasi serta sinergi aktif dari seluruh elemen masyarakat," ujarnya.

Selain memperkuat aspek penegakan hukum, Polres Pasaman Barat turut menyuarakan kesiapannya dalam memberikan pendampingan hukum serta bantuan sosial guna menyerap dan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

"Kami senantiasa terbuka untuk membantu masyarakat, baik dalam memberikan perlindungan dan pendampingan hukum maupun bentuk bantuan lainnya demi terwujudnya keamanan di Kabupaten Pasaman Barat," tutup Kapolres. (HumasResPasbar)

 

Sumbar, netralpost --- Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung penanganan pasca-bencana di ruas Jalan Nasional Tapan–Batas Jambi pada 19 Oktober 2026. Kunjungan kerja ini dilakukan guna melihat dari dekat kondisi infrastruktur yang sempat lumpuh akibat hantaman tanah longsor beberapa waktu lalu. Kehadiran Menteri PU di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan jalur logistik utama lintas Sumatra.

Langkah cepat dan tak kenal lelah yang ditunjukkan oleh Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatra Barat beserta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wilayah terkait mendapat apresiasi tinggi dari kementerian. Di bawah komando Kabalai dan pengawasan ketat PPK di lapangan, alat berat serta personel langsung diterjunkan sesaat setelah bencana terjadi. Dedikasi tanpa henti dari tim teknis balai ini dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pembersihan material longsor yang masif dalam waktu singkat.

Berkat kerja keras tanpa henti dari seluruh tim tanggap darurat BPJN, akses jalan nasional kini telah kembali fungsional dan dapat dilalui kendaraan. Jalur vital yang menghubungkan Sumatra Barat dan Jambi ini sempat terputus total, namun penanganan taktis di lapangan berhasil memulihkan roda perekonomian. Kendati demikian, Menteri PU mengingatkan bahwa proses perkuatan tebing dan pengamanan lereng di sejumlah titik rawan masih terus berjalan demi menjamin keselamatan para pengguna jalan.

Sebagai langkah preventif jangka panjang, Menteri PU menyampaikan instruksi strategis untuk menugaskan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA). Tim ahli dari Direktorat SDA diperintahkan segera melakukan survei dan pengecekan menyeluruh ke area hulu Sungai Batang Tapan. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini guna memetakan potensi bencana hidrometeorologi serupa dan mencegah terjadinya banjir bandang atau longsor susulan di masa mendatang.

Di sisi lain, masyarakat setempat dan para pengemudi lintas provinsi menyampaikan rasa terima kasih dan harapan besar mereka kepada Kementerian PU. Warga berharap agar proyek pengamanan dinding tebing (sheet pile) dan sistem drainase di sepanjang tebing Tapan dapat dipermanenkan secepatnya. Mobilitas masyarakat yang tinggi serta kelancaran distribusi logistik harian sangat bergantung pada keandalan dan kestabilan jalur perbukitan yang terkenal rawan ini.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan penegasan dari Menteri PU bahwa koordinasi antara BPJN, pemerintah daerah, dan Direktorat SDA harus terus diperkuat. Penanganan pasca-bencana tidak boleh hanya berhenti pada pembukaan jalan, melainkan harus menyentuh aspek mitigasi yang komprehensif dari hulu ke hilir. Dengan pulihnya jalur Tapan–Batas Jambi, urat nadi perekonomian di pesisir selatan Sumatra kini dipastikan kembali bergerak normal dan aman. (*) 

 

Padang, Netralpost --- Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai proyek infrastruktur ambisius melalui Pembangunan Jalan Paket 22. Proyek strategis ini difokuskan secara spesifik untuk penataan dan pengaspalan ulang (overlay) di kawasan Jalan Pemuda, Kota Padang. Langkah nyata ini diambil demi mendongkrak roda perekonomian daerah, mengoptimalkan tata ruang, serta memberikan kenyamanan bermobilitas bagi warga yang melintasi jalur utama pusat kota tersebut. 

Berdasarkan data teknis yang tertera di lapangan, proyek berskala besar ini memakan total anggaran fantastis mencapai Rp7.009.301.473,- (tujuh miliar sembilan juta tiga ratus satu ribu empat ratus tujuh puluh tiga rupiah). Seluruh pendanaan program strategis ini bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang. Anggaran jumbo tersebut dialokasikan secara optimal untuk memindahkan median jalan ke posisi tengah yang lebih proporsional serta memastikan kualitas ketahanan jalan berada dalam standar mutu terbaik. 

Proses pengerjaan fisik di Jalan Pemuda ini sudah mulai bergulir pasca penandatanganan kontrak resmi bernomor 025/Kont-PJ/APBD/DPUPR/2026 yang disepakati pada tanggal 10 Agustus 2026 lalu. Untuk memastikan akurasi dan ketepatan spesifikasi, proyek ini memercayakan urusan konstruksi kepada PT. Pandora Energi Persada sebagai kontraktor pelaksana. Sementara itu, fungsi pengawasan di lapangan dikawal ketat oleh PT. Arta Graha Cipta selaku konsultan pengawas agar proyek berjalan sesuai koridor hukum dan teknis.

Pihak kontraktor diberikan tenggat waktu pengerjaan selama 135 hari kalender sejak kontrak ditandatangani. Dengan estimasi waktu tersebut, proyek penataan jalan ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026. Manajemen waktu yang ketat diterapkan di kawasan Jalan Pemuda agar aktivitas konstruksi di lapangan tidak sampai mengganggu dinamika harian para pemilik usaha pertokoan sekitar maupun para pengguna jalan yang melintas terlalu lama.

Rencana pembangunan ini pun langsung disambut dengan gelombang antusiasme yang tinggi dari warga di sekitar lokasi proyek. Adrinaldi, salah seorang tokoh masyarakat setempat, menyampaikan dukungannya secara terbuka terhadap langkah cepat pemerintah kota ini. "Kami warga di sini sangat bersyukur dan mendukung penuh pembangunan jalan ini. Sudah lama kami memimpikan akses Jalan Pemuda yang lebih tertata dan lebar jalurnya seimbang. Kami yakin kalau jalan ini selesai, aktivitas ekonomi warga lokal di kawasan pertokoan dan Pasar Raya pasti akan jauh lebih lancar serta terhindar dari kemacetan," ungkap Adrinaldi penuh harap.

Menanggapi mulainya proyek ini, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, S.T., M.Si. menegaskan komitmen penuh instansinya dalam mengawal pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan publik. "Pembangunan Jalan Paket 22 di Jalan Pemuda ini merupakan bentuk komitmen konkret Pemerintah Kota Padang untuk menghadirkan konektivitas wilayah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga. Kami telah menginstruksikan pihak kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas untuk bekerja secara profesional, menjaga kualitas mutu aspal, dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu sesuai dengan target 135 hari kalender yang disepakati. Kami juga memohon dukungan penuh serta kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat selama proses konstruksi ini berlangsung demi kebaikan kita bersama," pungkas Kadis PUPR Kota Padang. (Nofri) 

 

SUMBAR, NETRALPOST --- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung secara resmi memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung di Mapolda Lampung. Berdasarkan rotasi terbaru di tubuh Polri, jabatan Dirlantas Polda Lampung kini dipercayakan kepada Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., S.H., M.H.. Ia menggantikan pejabat sebelumnya, Kombes Pol. Nicolas Dedy Arifianto, yang mendapatkan penugasan baru sebagai Dirlantas Polda Kepulauan Riau.

Sebelum mengemban amanah di Bumi Ruwa Jurai, perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003 ini memiliki rekam jejak yang cemerlang saat menjabat sebagai Dirlantas Polda Sumatera Barat. Selama bertugas di Ranah Minang, Kombes Pol. Reza dikenal sebagai sosok yang adaptif, berprestasi, serta memiliki kedekatan yang sangat erat dengan masyarakat maupun insan pers. Kepemimpinannya dinilai berhasil membawa berbagai inovasi positif dalam kedisiplinan berkendara.

Melalui momentum pelantikan ini, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program-program unggulan terdahulu sekaligus menghadirkan terobosan baru. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya komitmen bersama demi kenyamanan publik di jalan raya. "Kami siap mengemban amanah ini dan bertekad untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, lancar, serta mengedepankan pendekatan yang humanis kepada seluruh masyarakat di Provinsi Lampung," ujar Kombes Pol. Reza.

Tantangan utama yang akan dihadapi oleh Dirlantas yang baru meliputi penegakan hukum berbasis digital, penanganan titik rawan kemacetan, hingga upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Lampung. Diperlukan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian, instansi terkait, dan kesadaran dari pengendara itu sendiri agar tercipta keselamatan berkendara yang optimal.

Kapolda Lampung dalam arahannya menyampaikan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Korps Bhayangkara merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk penyegaran serta pembinaan karier personel. Diharapkan dengan hadirnya kepemimpinan baru di Direktorat Lalu Lintas, mutu pelayanan kepada para pengguna jalan dapat terus ditingkatkan demi menjaga marwah institusi Polri di mata publik.

Segenap jajaran dan Keluarga Besar Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung pun turut memberikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Kombes Pol. Reza. Seluruh elemen masyarakat kini menaruh harapan besar agar kepemimpinan yang baru ini dapat membawa berkah serta mampu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Lampung dalam berlalu lintas.(nofri) 

 

PADANG, NETRALPOST – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Drs. Jawari, S.H., M.H., menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Pada Senin pagi, ia turun langsung ke jalan untuk memantau sekaligus ikut mengatur arus kendaraan di kawasan Simpang Jam Ria, Padang Baru, Kota Padang. Kehadiran jenderal bintang dua di tengah padatnya arus lalu lintas pagi hari tersebut mengejutkan sekaligus mendapat respons sangat positif dari para pengguna jalan yang sedang memulai aktivitas.

Kegiatan turun ke jalan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar sebagai bentuk implementasi pelayanan prima kepolisian yang menyentuh masyarakat secara langsung. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Jawari menyempatkan diri berdialog dengan warga serta memberikan imbauan keselamatan secara humanis. Ia juga mengudara langsung melalui siaran radio untuk melaporkan situasi arus kendaraan terkini sekaligus menyapa pemirsa di seluruh penjuru Kota Padang.

Di sela-sela kegiatannya memantau arus kendaraan, Kapolda Sumbar memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kedisiplinan para pengendara di Kota Padang. Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, ia menilai tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sudah sangat baik. Salah satu indikator yang disorot adalah kepatuhan pengendara roda dua yang tertib menggunakan helm standar keselamatan serta tiadanya pelanggaran kasat mata yang berpotensi memicu kecelakaan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran pimpinan tertinggi di lapangan menjadi suntikan motivasi bagi seluruh personel Ditlantas. Menurutnya, keselamatan harus selalu ditempatkan sebagai prioritas utama di atas segalanya. Kombes Pol Reza juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar konsisten menjaga ketertiban, menghormati rambu-rambu, mematuhi batas kecepatan, dan saling menghargai antarsesama pengendara demi menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr (A.P.), menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sumbar dalam mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif. Kombes Pol Susmelawati mengingatkan bahwa terciptanya ruang jalan raya yang aman tidak dapat bertumpu pada petugas kepolisian semata, melainkan memerlukan sinergi erat dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumatera Barat berharap budaya tertib berlalu lintas dapat terus melekat menjadi kebutuhan hidup sehari-hari warga Bumi Minangkabau. Komunikasi dua arah yang santun antara petugas dan pengendara di lapangan diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan angka pelanggaran dapat terus ditekan dan kenyamanan berkendara di wilayah hukum Sumatera Barat senantiasa terjaga dengan optimal.(nofri) 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.