Menteri PU Tinjau Jalur Tapan–Batas Jambi: Akses Pulih Total, Dedikasi Balai Jalan dan PPK Banjir Pujian
Sumbar, netralpost --- Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung penanganan pasca-bencana di ruas Jalan Nasional Tapan–Batas Jambi pada 19 Oktober 2026. Kunjungan kerja ini dilakukan guna melihat dari dekat kondisi infrastruktur yang sempat lumpuh akibat hantaman tanah longsor beberapa waktu lalu. Kehadiran Menteri PU di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan jalur logistik utama lintas Sumatra.
Langkah cepat dan tak kenal lelah yang ditunjukkan oleh Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatra Barat beserta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wilayah terkait mendapat apresiasi tinggi dari kementerian. Di bawah komando Kabalai dan pengawasan ketat PPK di lapangan, alat berat serta personel langsung diterjunkan sesaat setelah bencana terjadi. Dedikasi tanpa henti dari tim teknis balai ini dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pembersihan material longsor yang masif dalam waktu singkat.
Berkat kerja keras tanpa henti dari seluruh tim tanggap darurat BPJN, akses jalan nasional kini telah kembali fungsional dan dapat dilalui kendaraan. Jalur vital yang menghubungkan Sumatra Barat dan Jambi ini sempat terputus total, namun penanganan taktis di lapangan berhasil memulihkan roda perekonomian. Kendati demikian, Menteri PU mengingatkan bahwa proses perkuatan tebing dan pengamanan lereng di sejumlah titik rawan masih terus berjalan demi menjamin keselamatan para pengguna jalan.
Sebagai langkah preventif jangka panjang, Menteri PU menyampaikan instruksi strategis untuk menugaskan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA). Tim ahli dari Direktorat SDA diperintahkan segera melakukan survei dan pengecekan menyeluruh ke area hulu Sungai Batang Tapan. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini guna memetakan potensi bencana hidrometeorologi serupa dan mencegah terjadinya banjir bandang atau longsor susulan di masa mendatang.
Di sisi lain, masyarakat setempat dan para pengemudi lintas provinsi menyampaikan rasa terima kasih dan harapan besar mereka kepada Kementerian PU. Warga berharap agar proyek pengamanan dinding tebing (sheet pile) dan sistem drainase di sepanjang tebing Tapan dapat dipermanenkan secepatnya. Mobilitas masyarakat yang tinggi serta kelancaran distribusi logistik harian sangat bergantung pada keandalan dan kestabilan jalur perbukitan yang terkenal rawan ini.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan penegasan dari Menteri PU bahwa koordinasi antara BPJN, pemerintah daerah, dan Direktorat SDA harus terus diperkuat. Penanganan pasca-bencana tidak boleh hanya berhenti pada pembukaan jalan, melainkan harus menyentuh aspek mitigasi yang komprehensif dari hulu ke hilir. Dengan pulihnya jalur Tapan–Batas Jambi, urat nadi perekonomian di pesisir selatan Sumatra kini dipastikan kembali bergerak normal dan aman. (*)












