Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

Sumbar, netralpost --- Personel Sat PJR Sumbar 4 Ditlantas Polda Sumbar kembali turun ke jalan untuk melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi secara intensif. Langkah ini diambil guna mengurai potensi kepadatan kendaraan serta menekan angka kecelakaan di titik-titik rawan wilayah Sumatra Barat. Kehadiran petugas di lapangan sejak dini hari menjadi komitmen nyata kepolisian dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang memulai aktivitas.

Suasana arus lalu lintas yang mulai ramai oleh kendaraan roda dua dan roda empat terpantau berjalan tertib di bawah kendali petugas. Pengaturan ini difokuskan pada kawasan padat aktivitas warga, area sekolah, serta persimpangan jalan utama yang rawan kemacetan. Polisi di lapangan tidak hanya mengatur laju kendaraan, tetapi juga membantu pejalan kaki dan anak-anak sekolah yang ingin menyeberang jalan dengan aman.

Melalui program "Polantas Menyapa", Ditlantas Polda Sumbar juga memanfaatkan momentum ini untuk menyebarkan edukasi secara langsung di jalan raya. Petugas secara humanis mengingatkan para pengendara untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang berlaku. Kedisiplinan para pengguna jalan dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi berkendara yang kondusif dan minim risiko insiden.

Selain pengaturan fisik, pihak kepolisian juga mengeluarkan selebaran digital berisi imbauan tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Ada enam poin utama yang ditekankan, mulai dari kewajiban menggunakan helm berstandar SNI hingga larangan keras menggunakan ponsel saat menyetir. Petugas juga mengingatkan pengendara untuk selalu memakai sabuk pengaman, mematuhi batas kecepatan, dan mengutamakan keselamatan di atas segalanya.

Upaya preventif yang dilakukan oleh Sat PJR Sumbar 4 ini mendapat respon positif dari para pengguna jalan dan warga sekitar. Masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat berkendara di pagi hari karena kehadiran polisi yang sigap mengantisipasi kemacetan. Sinergi yang baik antara ketegasan petugas dan kesadaran masyarakat diharapkan mampu mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Perwakilan warga setempat, Reza Chairul, menyatakan bahwa kehadiran personel kepolisian di titik-titik rawan pada pagi hari sangat membantu kelancaran arus kendaraan. Menurutnya, tindakan nyata dari Sat PJR Sumbar 4 ini berhasil meminimalkan perilaku ugal-ugalan dari oknum pengendara yang sering memicu kecelakaan. Ia berharap kegiatan pos pagi seperti ini dapat terus dipertahankan secara konsisten demi kenyamanan seluruh masyarakat yang melintas.

Reza Chairul juga menambahkan bahwa imbauan tertib berlalu lintas yang disampaikan petugas sangat relevan dengan kondisi jalanan saat ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sekadar patuh karena ada petugas, melainkan menjadikan keselamatan sebagai kesadaran dari dalam diri sendiri. Dukungan penuh dari warga diyakini akan memaksimalkan kerja keras kepolisian dalam menjaga ketertiban di jalan raya.(Nofri Tanjung) 

 

Padang, netralpost --- Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan inklusif. Melalui sebuah inovasi bertajuk program "Polantas Menyapa", jajaran Ditlantas bergerak aktif mendekatkan diri kepada para wajib pajak. Program unggulan ini dirancang khusus untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat secara interaktif dan transparan.

Fokus utama dari pelaksanaan program kali ini diarahkan pada optimalisasi pelayanan bagi warga Kota Padang yang tengah mengurus dokumen pajak kendaraan bermotor mereka. Langkah proaktif ini diambil guna memotong birokrasi yang kaku serta mengeliminasi potensi hambatan komunikasi antara petugas dan pemohon. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mengurai antrean dan memberikan asistensi langsung.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, para petugas kepolisian tidak sekadar berdiri menjaga keamanan, melainkan ikut menyapa dan mendampingi warga dalam setiap proses administrasi. Melalui senyum, sapa, dan salam yang humanis, petugas memberikan edukasi mengenai mekanisme pembayaran pajak yang benar dan cepat. Pendekatan ini berhasil mengubah stigma pelayanan yang sebelumnya terkesan kaku menjadi jauh lebih hangat dan bersahabat.

Masyarakat Kota Padang memberikan respons yang sangat positif terhadap kehadiran program "Polantas Menyapa" di pusat-pusat layanan Samsat. Sejumlah warga mengaku merasa lebih dihargai dan terbantu karena mendapatkan penjelasan informasi yang sangat jelas dari para petugas terkait dokumen kendaraan mereka. Dampak jangka panjangnya, inovasi ini turut memicu peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak mereka.

Tidak hanya berfokus pada kemudahan administratif, Ditlantas Polda Sumbar juga memanfaatkan momentum tatap muka ini untuk menyelipkan pesan-pesan keselamatan berkendara. Para wajib pajak diajak untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya dengan selalu melengkapi surat-surat kendaraan serta mematuhi rambu-rambu yang berlaku. Sinergi pelayanan publik dan edukasi keselamatan ini menjadi fondasi penting dalam menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Sumatera Barat.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa seluruh transformasi digital dan inovasi pelayanan publik ini bermuara pada kepuasan masyarakat. "Program 'Polantas Menyapa' adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang modern, transparan, dan humanis. Kami ingin setiap warga Kota Padang yang mengurus pajak kendaraan merasa nyaman, terlayani dengan optimal, sekaligus pulang membawa pemahaman baru mengenai pentingnya budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya," ujarnya.(Nofri Tanjung) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api melalui penataan dan penutupan perlintasan sebidang yang tidak resmi. Pada 18–19 Juni 2026, KAI Divre II Sumbar bersama para pemangku kepentingan melaksanakan penutupan delapan perlintasan liar di lintas Lubuk Alung–Pariaman dan Pariaman–Naras sebagai bagian dari upaya menciptakan operasional kereta api yang aman, selamat, dan andal.

Delapan perlintasan yang ditutup berada di KM 57+9/0, KM 57+4/5, dan KM 57+2/3 petak jalan Lubuk Alung–Pariaman, serta KM 65+2/3, KM 65+147, KM 65+5/6, dan KM 65+875 petak jalan Pariaman–Naras. Seluruh perlintasan tersebut merupakan akses tidak resmi dengan lebar sekitar ±2 meter yang berada di area operasional kereta api dan tidak dilengkapi fasilitas keselamatan sesuai standar.

Kegiatan penutupan dilakukan oleh Tim Pengamanan KAI Divre II Sumbar dengan melibatkan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Dinas Perhubungan Kota Pariaman, PT Jasa Raharja Kota Pariaman, unsur TNI/Polri, Komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans), perangkat kewilayahan, serta tokoh masyarakat setempat. Sinergi lintas instansi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

Penutupan perlintasan liar tersebut merupakan implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut hasil joint inspection yang sebelumnya dilaksanakan KAI Divre II Sumbar bersama instansi terkait untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi titik-titik perlintasan yang memerlukan penanganan, baik melalui peningkatan pengamanan maupun penutupan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa keberadaan perlintasan liar memiliki tingkat risiko yang tinggi karena tidak berada dalam pengawasan resmi serta tidak dilengkapi perlengkapan keselamatan.

“KAI Divre II Sumbar secara konsisten berkolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan penataan perlintasan sebidang. Penutupan perlintasan yang tidak resmi merupakan langkah preventif untuk meminimalkan potensi kecelakaan sekaligus memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan selamat,” ujar Reza.

Menurut Reza, langkah penataan dan penutupan perlintasan liar merupakan bagian dari mitigasi risiko guna menekan potensi kecelakaan di jalur kereta api. Program ini akan terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai titik lainnya berdasarkan hasil evaluasi bersama para pemangku kepentingan.

Selain penataan infrastruktur, KAI Divre II Sumbar juga terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang. Masyarakat diimbau untuk hanya menggunakan perlintasan resmi, berhenti sejenak sebelum melintas, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas.

Kereta api memiliki jalur dan prioritas perjalanan tersendiri serta membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu, mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan, serta tidak membuka kembali maupun menggunakan perlintasan liar yang dapat membahayakan keselamatan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung terciptanya budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Melalui sinergi antara operator, pemerintah, aparat terkait, dan masyarakat, diharapkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan transportasi perkeretaapian yang aman, nyaman, dan berkelanjutan”, tutup Reza.(*) 

 

PADANG, NETRALPOST – Pemerintah Kota Padang berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, berdaya saing, dan siap kerja. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan memperkuat mutu Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka kegiatan Pendampingan Pelaksanaan SPMI LKP Tahap I yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Jumat (19/6/2026).

"Penerapan SPMI merupakan langkah penting untuk memastikan layanan pendidikan dan pelatihan berjalan sesuai standar. Mutu lembaga kursus akan menentukan kualitas lulusannya, sehingga melahirkan generasi yang terampil, produktif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa maupun daerah," ujar Maigus Nasir.

Ia menambahkan, lembaga kursus memiliki peran strategis sebagai solusi jalur pendidikan nonformal yang adaptif dalam menekan angka pengangguran. "Potensi kerja di luar negeri saat ini sangat besar. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan penjaminan mutu lembaga menjadi hal yang sangat krusial agar lulusan kita mampu bersaing di tingkat internasional," imbuhnya.

Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam program yang mengusung tema "Baiknya Kursus, Baiknya Masa Depan" ini. Kegiatan tersebut dinilai sejalan dengan visi Pemko Padang dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap menjawab tantangan industri global.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Direktur Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Yaya Sutarya. Dalam pemaparannya, Yaya menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi besar sistem penjaminan mutu pendidikan nonformal yang kini diperkuat di tingkat daerah.

"Mulai tahun 2026, pelaksanaan SPMI dan evaluasi kinerja LKP secara resmi menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui dinas pendidikan. Proses ini didukung penuh oleh sistem digital terbaru, yaitu Sistem Penjaminan Mutu Terpadu Lembaga Kursus (Si Permata)," jelas Yaya.

Melalui platform Si Permata, setiap LKP diwajibkan melakukan evaluasi diri secara berkala sebagai fondasi utama membangun budaya mutu. Yaya juga mengingatkan bahwa hasil evaluasi kinerja melalui sistem ini akan menjadi syarat utama bagi lembaga kursus yang ingin mengajukan akreditasi melalui Komite Akreditasi Nasional Pendidikan Nonformal yang dibentuk tahun ini.

Senada dengan hal itu, Kepala Subdirektorat Bina Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yohana Rumanda, menjelaskan bahwa pendampingan SPMI ini dirancang untuk membekali lembaga dalam melakukan pemetaan mutu, perencanaan, pelaksanaan program, hingga evaluasi berkelanjutan.

"Melalui SPMI, setiap lembaga diharapkan mampu membangun sistem penjaminan mutu yang mandiri dan berkelanjutan, sehingga kualitas layanan pendidikan nonformal memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia kerja," tutur Yohana.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Kepala Disdikbud Kota Padang Yopi Krislova beserta jajaran, para Fasilitator Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) dan SPMI, serta para operator LKP dari Kota Padang dan Kota Bukittinggi.(Charlie)


Sumbar, netralpost --- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, terus mematangkan infrastruktur daerah dengan mempercepat pembangunan ulang Jembatan Gantung Duku. Proyek strategis ini terus berjalan secara konsisten guna menggantikan struktur lama agar lebih kokoh. Kehadiran infrastruktur yang diperbarui ini ditargetkan mampu menjawab kebutuhan aksesibilitas warga yang kian meningkat dari waktu ke waktu.

Setiap tahapan pekerjaan di lapangan, mulai dari pengecoran fondasi hingga perakitan struktur utama, dilakukan dengan pengawasan ketat. BPJN Sumatera Barat memastikan bahwa seluruh proses konstruksi memenuhi standar teknis yang berlaku demi menjaga kualitas bangunan. Upaya maksimal ini dilakukan demi menghadirkan fasilitas penyeberangan yang jauh lebih aman, nyaman, dan andal bagi seluruh lapisan masyarakat yang melintas.

Pembangunan ulang jembatan gantung ini memegang peranan krusial bagi mobilitas harian penduduk setempat. Sebelum dilakukan perbaikan total, keterbatasan kapasitas jembatan sering kali menghambat pergerakan kendaraan dan pejalan kaki. Dengan struktur baru yang lebih representatif, warga nantinya dapat melintas tanpa rasa was-was, sekaligus memangkas waktu tempuh antarwilayah secara signifikan.

Selain mempermudah mobilitas, selesainya proyek ini diproyeksikan akan memperlancar berbagai aktivitas ekonomi lokal. Distribusi hasil pertanian, barang dagangan, dan pasokan logistik harian tidak lagi terkendala oleh infrastruktur yang rusak atau sempit. Konektivitas yang lancar ini diharapkan mampu menghidupkan urat nadi perekonomian masyarakat di sekitar kawasan Duku dan sekitarnya.

Di sisi lain, jembatan ini juga berfungsi strategis dalam memperkuat hubungan serta interaksi sosial antarwilayah yang sempat terisolasi atau terbatas aksesnya. Integrasi wilayah yang lebih baik akan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor, termasuk pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu, penyelesaian jembatan gantung ini menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur di tingkat regional.

Guna memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal, dukungan penuh dari masyarakat sangat diperlukan. Sinergi antara pemerintah melalui Kementerian PUPR dan warga setempat menjadi kunci utama kelancaran pembangunan di lapangan. Mari bersama-sama mendukung percepatan proyek ini demi mewujudkan wilayah Sumatera Barat yang semakin terhubung, maju, dan sejahtera. (Nofri Tanjung) 

 

Padang, netralpost --- Satuan Korps Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menggelar apel pagi kesiapsiagaan personel di Lapangan Sepak Bola Markas Komando Satbrimob Polda Sumbar pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan krusial ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, S.I.K., M.H. Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan seluruh jajaran siap menghadapi segala bentuk potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Sumatera Barat.

Dalam amanatnya, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik menegaskan pentingnya menjaga kesiapan fisik, mental, dan sarana prasarana pendukung operasional. Sebagai garda terdepan Polri dalam penanganan kejahatan berintensitas tinggi, personel Brimob dituntut untuk selalu responsif terhadap dinamika situasi kamtibmas. Setiap anggota harus memiliki disiplin tinggi dan loyalitas penuh dalam menjalankan tugas kepolisian.

Apel kesiapsiagaan ini diikuti oleh seluruh personel Batalyon A Pelopor beserta jajaran perwira. Kehadiran personel dengan atribut lengkap menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat. Selain pengecekan personel, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyelaraskan persepsi tindakan di lapangan sesuai prosedur standar operasional.

Tidak hanya memeriksa kesiapan personel, Dansatbrimob juga melakukan inspeksi langsung terhadap jajaran kendaraan taktis dan persenjataan. Pengecekan ini meliputi kelayakan motor taktis, armada Korps Brimob, hingga perangkat pelindung keselamatan anggota. Hal ini memastikan bahwa seluruh inventaris dinas berada dalam kondisi prima dan siap digerakkan sewaktu-waktu dibutuhkan.

Kombes Pol Lukman juga memberikan apresiasi kepada dedikasi personel Batalyon A Pelopor yang terus konsisten menjaga profesionalisme kerja. Beliau berpesan agar seluruh jajaran terus mengasah kemampuan taktis melalui latihan rutin demi mendukung pelayanan optimal kepada masyarakat. Sinergi antara pimpinan dan anggota menjadi kunci utama keberhasilan setiap misi kepolisian.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga akhir pelaksanaan apel. Melalui kesiapsiagaan yang matang ini, Satbrimob Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk selalu hadir memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi seluruh warga Sumatera Barat.(NOFRI TANJUNG) 


 

Sumbar,netralpost --- Road to Kapolri Cup Mobile Legends resmi dibuka! Ini saatnya para talenta muda esports menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas, semangat juang, dan prestasi. Bagi para pemain Mobile Legends yang berusia 17 hingga 22 tahun, segera daftarkan diri dan jadilah bagian dari turnamen bergengsi yang mempertemukan para pemain terbaik dari berbagai daerah.

Melalui Kapolri Cup, Polri turut mendukung perkembangan generasi muda di bidang esports sebagai wadah positif untuk berkompetisi, berkolaborasi, dan mengharumkan nama daerah. Pastikan memenuhi persyaratan pendaftaran, patuhi seluruh aturan yang berlaku, dan tunjukkan bahwa anak muda Indonesia mampu bersatu, berprestasi, untuk negeri.

Kompetisi ini terbuka lebar bagi seluruh pemuda di tanah air dengan syarat pendaftaran yang sangat mudah. Peserta diwajibkan melakukan pendaftaran sesuai dengan domisili asli mereka yang dibuktikan melalui kartu identitas resmi seperti KTP atau Kartu Keluarga (KK). Langkah ini memastikan bahwa setiap daerah memiliki representasi talenta lokal terbaik yang siap bersaing di tingkat nasional.

Selain batasan domisili, turnamen ini secara khusus menyasar kelompok usia produktif dan dinamis, yakni remaja serta pemuda berumur 17 hingga 22 tahun pada saat mendaftar. Seluruh jalannya proses turnamen dipastikan akan berlangsung dengan adil dan transparan. Pihak panitia menegaskan bahwa semua pendaftar wajib tunduk dan patuh pada regulasi ketat yang telah ditetapkan demi menjaga integritas kompetisi.

Bagi kalian para gamer yang siap bertanding, proses pendaftaran dapat diakses secara daring melalui situs resmi di https://esportskapolricup.polri.go.id/. Segera siapkan tim terbaik kalian, susun strategi paling matang, dan jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengukir sejarah baru di skena esports Indonesia.

Ayo anak muda Indonesia, ini adalah panggung kalian! Jangan hanya menjadi penonton, jadilah pahlawan bagi daerahmu dengan menunjukkan skill mekanik dan kerja sama tim terbaikmu di Kapolri Cup. Tunjukkan kepada dunia bahwa generasi muda mampu membawa perubahan positif dan prestasi nyata bagi bangsa melalui jalur esports!. (Nofri Tanjung)

 

LIMA PULUH KOTA, NETRALPOST  – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lima Puluh Kota secara rutin mengintensifkan kegiatan pengawasan dan pengaturan arus lalu lintas melalui program "Preventif Pagi". Langkah nyata ini diambil untuk memastikan kelancaran jalan serta meminimalisir potensi kecelakaan saat masyarakat memulai aktivitas harian mereka. Personel kepolisian disebar ke berbagai titik strategis dan area rawan kemacetan di sepanjang jalur utama wilayah hukum Polres 50 Kota.

Sejak pagi hari, para petugas tampak bersiaga di persimpangan jalan guna mengatur pergerakan kendaraan dan membantu penyeberang jalan. Kehadiran polisi lalu lintas ini memberikan rasa aman bagi anak-anak sekolah, pegawai, dan pedagang yang beraktivitas di jam-jam sibuk. Kegiatan penataan arus ini menjadi bukti komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima dan mengawali hari bersama masyarakat.

Kapolres Lima Puluh Kota melalui Kasat Lantas Polres 50 Kota, IPTU Zarwiko Irzal, S.H., menegaskan bahwa program preventif ini lebih mengedepankan pendekatan humanis dibandingkan penindakan hukum semata. Petugas di lapangan didorong untuk mengedukasi masyarakat secara langsung mengenai pentingnya tertib berkendara. Melalui senyuman dan sapaan hangat, polisi berusaha membangun kesadaran personal bagi setiap pengendara.

"Kami tidak bangga melakukan penegakan hukum melalui penilangan, karena bagi kami, senyum dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan adalah marka utama yang paling berharga di jalan raya. Kehadiran personel di lapangan bertujuan murni untuk mengawal aktivitas masyarakat agar berjalan aman, tertib, dan selamat sampai tujuan," ujar IPTU Zarwiko Irzal, S.H..

Jalur utama Kabupaten Lima Puluh Kota, yang juga merupakan bagian penting dari rute perlintasan antarprovinsi Sumatera Barat dan Riau, menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap pengguna jalan. Peningkatan volume kendaraan di pagi hari sering kali memicu kerawanan jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, penempatan personel di titik-titik krusial dinilai sangat efektif untuk mencegah terjadinya sumbatan arus lalu lintas.

Melalui program Preventif Pagi ini, Satlantas Polres 50 Kota turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk selalu memeriksa kelengkapan berkendara dan mematuhi rambu-rambu yang ada. Kepatuhan yang dimulai dari diri sendiri merupakan kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Polisi berharap sinergi yang baik antara petugas dan masyarakat dapat mewujudkan situasi kamseltibcarlantas yang kondusif secara berkelanjutan.(NOFRI TANJUNG)

JAKARTA,NETRALPOST -- Tim Satuan Tugas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan BSN, buronan kasus dugaan korupsi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Padang, Sumatera Barat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan BSN ditangkap pada Rabu (17/6/2026) di kawasan Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan.

"Saat diamankan, tersangka bersikap kooperatif sehingga prosesnya berjalan dengan lancar," kata Anang dalam keterangannya, Rabu malam.

BSN merupakan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ahmad Yani Padang kepada PT Benal Ichsan Persada.

Anang menjelaskan, berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nomor PE.03.03/SR933/PW03/05/2025 tertanggal 11 Juli 2025, ditemukan penyimpangan dalam pemberian fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen oleh BNI Cabang Padang dan Sentra Kredit Menengah Pekanbaru kepada PT Benal Ichsan Persada selama periode 2012 hingga 2020.

Dari hasil audit tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian keuangan sebesar Rp34 miliar.

Setelah diamankan, BSN sementara dititipkan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut oleh tim penyidik.

Kejaksaan Agung menegaskan komitmennya untuk terus memburu para buronan yang masih masuk dalam daftar pencarian guna memberikan kepastian hukum.

Jaksa Agung juga mengimbau seluruh buronan yang masuk dalam DPO Kejaksaan RI agar segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi buronan," tegas Anang mengutip pesan Jaksa Agung. (*)


 

Padang, netralpost --- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat (Sumbar), mengaku terkendala dalam penyidikan untuk mengungkap motif gratifikasi kasus korupsi pembangunan Kampus III Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. 

Hal tersebut diklaim penyidik lantaran pemberi uang gratifikasi berinisial IM yang merupakan pihak perusahaan pelaksana proyek, yakni PT PP (Persero), dinyatakan meninggal dunia. IM diketahui memberi uang sebesar Rp976 juta kepada tersangka DE, bendahara UIN Imam Bonjol tahun 2020. 

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumbar, Arjuna, mengatakan IM  meninggal dunia akibat kecelakaan pada masa pandemi Covid-19. Kondisi itu menyebabkan penyidik kehilangan salah satu mata rantai penting dalam mengungkap tujuan pemberian uang tersebut.

“Belum ditemukan tujuan pemberian uang itu. Saudara IM yang menyerahkan uang telah meninggal dunia karena kecelakaan saat Covid-19, sehingga apa yang menjadi tujuan dari gratifikasi sampai sekarang belum dapat kami temukan,” katanya dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026) malam. 

Meski demikian, penyidik telah memperoleh fakta sementara bahwa uang yang diterima DE diduga berasal dari fee proyek pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang. Uang itu disebut-sebut ditujukan kepada rektor sebagai titipan dari pihak proyek.

Namun berdasarkan hasil penyidikan sementara, rektor saat itu menolak menerima uang tersebut dan meminta agar dana tersebut dikembalikan kepada pihak yang menyerahkan. 

“Fakta sementara yang kami peroleh, uang tersebut berasal dari fee proyek pembangunan Kampus III UIN yang diserahkan kepada rektor. Namun rektor menolak dan meminta tersangka DE untuk mengembalikannya,” ujarnya.

Penyidik menduga perintah tersebut tidak dijalankan oleh DE. Uang yang seharusnya dikembalikan justru diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Secara pribadi DE tidak mengembalikan dan mempergunakan untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Arjuna menjelaskan, tersangka DE mengaku hanya menerima uang tersebut sebagai titipan. Namun penyidik masih menelusuri lebih jauh motif maupun maksud di balik pemberian dana tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Menurutnya, penyidikan akan terus dikembangkan dengan mengkaji berbagai fakta dan variabel yang ditemukan selama proses penyidikan berlangsung.

“Kalau motif dan segala macamnya memang perlu kami kaji lebih dalam lagi. Karena kami terputus mata rantainya dari almarhum IM, maka akan kami kaji dari berbagai variabel yang ada dalam penyidikan,” jelasnya. 

Sementara itu, Kejati Sumbar telah menahan DE selama 20 hari di Rumah Tahanan Kelas IIB Anak Air Padang. Masa penahanan berlaku sejak 18 Juni hingga 7 Juli 2026 setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan oleh penyidik. (*) 



 


pasamanbarat, netralpost – Tim Opsnal Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di wilayah Jorong Kajai, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 21.34 WIB.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata membenarkan penangkapan terhadap seorang pelaku yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan perniagaan BBM bersubsidi jenis Bio Solar.

“Benar, kami telah mengamankan seorang pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Bio Solar yang mengangkut puluhan jeriken menggunakan kendaraan pick up,” ujar Kasat Reskrim di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026).

Iptu A. Agung menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya satu unit kendaraan pick up yang membawa puluhan jeriken berisi BBM bersubsidi dan diduga akan diedarkan di wilayah Kecamatan Talamau.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Reskrim bersama Tim URC yang dipimpin langsung oleh Kanit Opsnal Satreskrim Ipda Algino Ganaro segera melakukan penyelidikan dan patroli di kawasan Kajai, Kecamatan Talamau.

“Menanggapi laporan tersebut, saya bersama Tim URC yang dipimpin langsung oleh Kanit Opsnal Ipda Algino Ganaro melakukan penyelidikan dengan patroli di wilayah Kajai, Kecamatan Talamau,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan sebuah kendaraan jenis pick up merek Ford Ranger warna silver dengan nomor polisi BG 9239 C yang melintas di Jalan Lintas daerah Kajai, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau. Kendaraan tersebut kemudian diberhentikan karena dicurigai mengangkut BBM bersubsidi dalam jumlah besar.

“Saat dilakukan pemeriksaan, kendaraan yang dikemudikan oleh UM (48) kedapatan membawa 31 jeriken berisi BBM bersubsidi jenis Bio Solar yang ditutupi menggunakan terpal warna biru,” jelas Kasat Reskrim.

Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengaku memperoleh puluhan jeriken Bio Solar tersebut dengan cara mengumpulkannya dari para pelangsir di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.

“Pelaku mengakui bahwa BBM tersebut akan dijual kembali ke warung-warung kecil yang berada di Kecamatan Talamau dengan harga yang lebih tinggi,” terang Iptu A. Agung.

Saat ini, penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Pasaman Barat masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut.

Untuk kepentingan penyidikan, terduga pelaku beserta barang bukti berupa kendaraan dan puluhan jeriken berisi Bio Solar bersubsidi telah diamankan di Mapolres Pasaman Barat.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, Jo Pasal 20 huruf c juncto Pasal 21 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pelaku terancam pidana penjara paling lama enam tahun. Polres Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan negara dan masyarakat. (HumasResPasbar)

 


Pasaman Barat, netralpost – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., secara resmi membuka kegiatan bakti kesehatan besar yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang penuh semangat kepedulian ini diadakan di halaman Markas Polres Pasaman Barat dan diikuti oleh ratusan warga dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat.

Pada pagi hari yang cerah tersebut, AKBP Agung Tribawanto didampingi oleh jajaran pejabat Polres Pasaman Barat serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, memimpin upacara pembukaan yang diisi dengan sambutan penuh makna. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud nyata dari semangat Bhayangkara yang selalu mengedepankan pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Pada Hari Bhayangkara yang ke-80 tahun ini, kita tidak hanya merayakan hari jadi institusi kepolisian kita yang tercinta, tetapi juga ingin memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Bakti kesehatan ini adalah bentuk ungkapan rasa terima kasih kita kepada seluruh warga Pasaman Barat yang selalu memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Polri,” ujar AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. dengan penuh semangat.

Kegiatan yang diadakan selama satu hari penuh ini menghadirkan tiga layanan utama yang disediakan secara cuma-cuma bagi seluruh masyarakat umum. Pertama, layanan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Pasaman Barat. Banyak masyarakat yang datang dengan antusias untuk memberikan kontribusi darah mereka, dengan harapan setetes darah yang diberikan dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Pada pukul 08.30 WIB saja, sudah terdapat lebih dari 50 peserta yang mendaftarkan diri untuk menjadi pendonor darah.

Kedua, khitanan massal yang ditujukan bagi anak-anak laki-laki yang belum menjalani sunat. Layanan ini diberikan oleh tim dokter dan perawat berpengalaman yang bekerja sama dengan Polres Pasaman Barat. Sebanyak 35 anak telah terdaftar untuk mengikuti khitanan massal ini, dengan proses yang dilakukan secara aman dan higienis di ruangan khusus yang telah disiapkan. Para orang tua peserta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk proses khitanan anak-anak mereka.

Ketiga, layanan kesehatan gratis yang mencakup pemeriksaan umum, pengukuran tekanan darah dan gula darah, pemeriksaan mata sederhana, serta pemberian obat-obatan dasar sesuai dengan kebutuhan. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi dan sulit mengakses layanan kesehatan di fasilitas medis lainnya. Tim dokter dari rumah sakit lokal juga turut berpartisipasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi setiap peserta.

Selain ketiga layanan utama tersebut, pihak penyelenggara juga menyediakan stand informasi kesehatan yang memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga pola makan sehat, gaya hidup bersih, serta pencegahan berbagai penyakit yang sering menyerang masyarakat di daerah ini. Beberapa sukarelawan muda dari organisasi pemuda lokal juga turut membantu dalam mengatur antrian dan memberikan informasi kepada masyarakat yang datang.

Salah satu peserta donor darah, Bapak Junaidi (32 tahun) dari Nagari Koto Baru, menyampaikan pengalamannya, “Saya sangat senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain bisa membantu orang lain, saya juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis yang sangat bermanfaat untuk saya. Terima kasih Polres Pasaman Barat telah menyelenggarakan kegiatan yang begitu bermanfaat ini.”

Sementara itu, Ibu Siti Aminah (45 tahun) yang membawa anaknya untuk mengikuti khitanan massal menambahkan, “Kami sangat bersyukur karena anak saya bisa menjalani khitanan dengan aman dan tanpa biaya. Prosesnya juga cepat dan tim medisnya sangat ramah. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami.”

Pada sesi penutupan yang berlangsung pada pukul 15.00 WIB, Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K., yang juga menjadi ketua panitia penyelenggara, menyampaikan hasil yang sangat memuaskan dari kegiatan ini. “Kami sangat bersyukur karena kegiatan bakti kesehatan ini berjalan dengan sangat lancar dan sukses. Total ada sekitar 200 warga yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis, 75 pendonor darah yang berhasil memberikan kontribusi, dan 35 anak yang menjalani khitanan massal dengan aman,” jelasnya.

AKBP Agung Tribawanto dalam penutupannya menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Polres Pasaman Barat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kami berharap dengan adanya kegiatan bakti kesehatan ini, dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat dan menciptakan suasana yang lebih harmonis serta penuh kepedulian sesama. Bersama kita bisa membangun Pasaman Barat yang lebih baik, sehat, dan damai,” pungkas Kapolres dengan penuh harapan.

Kegiatan yang diakhiri dengan penyerahan cenderamata kepada peserta dan tim yang telah membantu berjalan dengan sukses ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta, serta menjadi bukti bahwa Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 bukan hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Pasaman Barat.(*) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.