Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 


PADANG, NETRALPOST - Lebaran sebentar lagi. Sepekan menjelang lebaran, Pasar Raya Padang membeludak. Warga ramai berbelanja pakaian untuk dipakai ketika lebaran nanti. 

Sudah menjadi tradisi bagi umat muslim, setiap lebaran, kurang afdol rasanya jika tidak berpakaian baru. Tak heran jika pusat perbelanjaan dan toko pakaian dijubeli pengunjung. 

Seperti yang terlihat pada Sabtu dan Minggu (14-15/3/2026) kemarin. Arus kunjungan pembeli ke Pasar Raya cukup tinggi. Sementara Fase VII ramai dari biasanya. 

Pantauan Diskominfo selama dua hari itu, Sabtu dan Minggu, kondisi Pasar Raya terlihat ramai pada saat siang menjelang sore. Pengunjung mendatangi toko pakaian dan aksesoris di Pasar Raya. Begitu juga di toko-toko yang terdapat di Fase VII. 

"Pai mancaliak-caliak baju Rayo, ma tau ado nan cocok (Pergi melihat-lihat baju lebaran, siapa tau ada yang cocok)," ungkap Rani seorang pengunjung Fase VII, Minggu (15/3/2026). 

Rani sengaja berbelanja bersama adiknya ke Pasar Raya. Dirinya dapat melihat langsung pakaian yang akan dibeli. 

"Ka siko samo adiak. Lamaknyo pai balanjo ka Pasa ko bisa mancaliak barangnyo sakali, kalau bali baju online kan ndak tahu kualitasnyo (Ke sini sama adek. Enaknya pergi belanja ke Pasar Raya bisa melihat langsung barangnya, kalau beli baju online tidak tahu kualitasnya)," beber wanita asal Siteba itu. 

Sama halnya dengan Dion. Lelaki yang berdomisili di Lubuk Minturun itu sengaja jauh-jauh ke Fase VII untuk berbelanja. Menurutnya, pakaian yang dijual di Fase VII cukup bagus. 

"Setelah melihat pakaian di sini, saya akhirnya tertarik membeli. Harganya juga tidak mahal-mahal amat," ungkapnya. 

Kepala UPTD Pasar Raya Padang, Muhamad Faisal saat ditanyai mengatakan bahwa Pasar Raya dan Fase VII memang mengalami lonjakan kunjungan pada saat menjelang lebaran. Menurutnya, kondisi ini hampir selalu terjadi setiap akan memasuki lebaran. 

"Sekarang memang lebih ramai, puncaknya sekitar dua hari atau sehari akan lebaran nanti," sebut Faisal. 

Faisal menyebut, lonjakan kunjungan tidak saja di Fase VII. Akan tetapi di tiap Fase, mulai dari Fase I hingga Fase VI. Menurutnya, ramainya pasar ditunjang karena sudah bersihnya area selasar dari pedagang yang selama ini menempati lokasi itu. 

"Sejak selasar bersih dari pedagang, pembeli leluasa untuk berbelanja, pedagang yang berada di dalam Fase pun menjadi ramai didatangi," kata Faisal. 

Faisal mengimbau kepada seluruh pedagang untuk berjualan dengan tertib. Selalu mengutamakan kebersihan dan kenyamanan.(Charlie)

 


PADANG, NETRALPOST  – Lebaran Idulfitri semakin dekat. Warga berduyun-duyung mencari pakaian baru. Sementara, Pemerintah Kota Padang sibuk berbenah, menjadikan jalan yang sebelumnya rusak, kini nampak “baru”.

Terutama jalan lingkungan yang biasa ditempuh warga. Sejak beberapa waktu belakangan ini, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim) Kota Padang sibuk memperbaiki jalan lingkungan.

“Iya, kita tengah berupaya agar jalan lingkungan menjadi nyaman dilalui warga,” ungkap Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Tri Hadiyanto saat dikonfirmasi Diskominfo, Minggu (15/3/2026).

Diakui Tri, sejak kejadian bencana banjir dan longsor pada November 2025 lalu, cuup banyak jalan lingkungan yang rusak. Jalan yang dulunya beraspal mulus menjadi berlubang.

“Sejak kejadian bencana kemarin kita mulai perbaiki jalan lingkungan, kita aspal dan beton kembali,” sebut Tri.

Apalagi saat memasuki bulan Ramadan 1447 H. Jalan lingkungan, terutama menuju tempat ibadah, dibedaki kembali hingga ‘rancak’ (bagus-red). Tujuannya tak lain untuk mendukung kelancaran warga beribadah.

“Kalau lebaran nanti tentu lalulintas warga meningkat, harapan kita setelah dilakukan perbaikan ini akan memperlancar mobilitas warga saat berlebaran,” tegas Tri.

Kadis Perkim berharap, jalan yang sudah diperbaiki dapat dijaga dengan baik. Warga diharapkan berpartisipasi aktif menjaga supaya jalan tidak rusak dan berlubang.

“Kami akan lakukan terus perbaikan hingga akhir tahun ini,” tegas Kadis Perkim Kota Padang itu.(Charlie)


 

Padang, netralpost – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat menegaskan bahwa organisasi tidak pernah menginstruksikan kadernya untuk melakukan aksi demonstrasi di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait polemik yang menyeret nama mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Ketua PW GP Ansor Sumbar, Chaydirul Yahya menyampaikan bahwa seluruh struktur organisasi Ansor di daerah wajib menjaga disiplin organisasi serta mengikuti arahan yang telah ditetapkan oleh pimpinan pusat. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Ansor sebagai organisasi kader yang menjunjung tinggi sistem komando dan tata kelola organisasi yang tertib.

“PW GP Ansor Sumbar tetap tegak lurus terhadap kebijakan dan arahan dari Pimpinan Pusat GP Ansor. Hingga saat ini tidak ada instruksi organisasi untuk melakukan mobilisasi massa atau aksi demonstrasi terkait persoalan yang sedang berkembang,” ujar Chaydirul Yahya dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan, dalam menghadapi dinamika hukum yang melibatkan kader, organisasi telah memiliki mekanisme yang jelas dan profesional. Dalam konteks kasus yang tengah menjadi sorotan publik, pimpinan pusat telah memberikan mandat kepada Lembaga Bantuan Hukum GP Ansor untuk memberikan pendampingan hukum secara langsung.

Menurut Chaydirul Yahya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memastikan setiap kader mendapatkan hak pendampingan hukum secara proporsional serta tetap menghormati proses hukum yang berlaku.

“Pendampingan terhadap Gus Yaqut sepenuhnya ditangani oleh LBH PP GP Ansor yang memiliki kompetensi di bidang hukum. Mereka telah ditugaskan secara resmi oleh Ketua Umum untuk mengawal proses hukum dengan pendekatan yang profesional dan sesuai koridor peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Sebagai organisasi kader, lanjutnya, GP Ansor memiliki prinsip untuk tetap menjunjung tinggi supremasi hukum serta menghormati setiap proses yang sedang berjalan. Oleh karena itu, organisasi memilih menempuh jalur hukum dan mekanisme resmi dibandingkan langkah-langkah yang berpotensi menimbulkan polemik di ruang publik.

Meski demikian, Chaydirul Yahya menyampaikan bahwa secara moral dan emosional, para kader Ansor tentu memiliki rasa solidaritas terhadap sesama kader yang sedang menghadapi ujian. Namun dukungan tersebut harus tetap disampaikan dalam koridor organisasi serta tidak menyalahi garis kebijakan pimpinan.

“Kami sebagai sesama kader tentu memberikan dukungan moral agar Gus Yaqut tetap kuat, sabar, dan menjalani proses hukum dengan baik. Namun secara organisasi, kami tetap mengedepankan sikap yang bijak dan mengikuti arahan pimpinan pusat,” katanya.

Chaydirul Yahya juga menanggapi adanya aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan agenda resmi organisasi.

Menurutnya, jika terdapat individu yang hadir dalam aksi tersebut dengan membawa atribut atau nama organisasi, hal itu merupakan inisiatif pribadi dan tidak mewakili sikap resmi GP Ansor.

“Organisasi tidak pernah mengeluarkan instruksi untuk mengerahkan massa. Jika ada pihak yang mengatasnamakan Ansor atau Banser dalam aksi tersebut, itu adalah tindakan personal yang tidak merepresentasikan kebijakan organisasi,” tegasnya.

PW GP Ansor Sumbar, kata Chaydirul Yahya, juga tidak memiliki rencana untuk melakukan mobilisasi massa dalam bentuk aksi serupa. Organisasi memilih mempercayakan sepenuhnya proses pendampingan kepada tim hukum yang telah ditunjuk oleh pimpinan pusat.

“GP Ansor adalah organisasi yang menjunjung tinggi kedisiplinan struktur. Kami menempatkan proses hukum sebagai jalur utama yang harus dihormati bersama,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Chaydirul Yahya mengimbau seluruh kader GP Ansor di Sumatera Sumbar untuk tetap menjaga nama baik organisasi serta tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia berharap semua pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya keputusan resmi dari lembaga yang berwenang.

“Ansor mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga marwah organisasi, mengedepankan sikap dewasa, serta menghormati proses hukum secara objektif dan transparan,” tutupnya. (*)


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mengingatkan para penumpang kereta api untuk tidak menggunakan perhiasan yang mencolok selama melakukan perjalanan, khususnya pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2026. Imbauan ini disampaikan sebagai upaya preventif guna menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman bagi seluruh pelanggan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa meskipun area stasiun maupun rangkaian kereta api telah dilengkapi sistem pengamanan dan berada dalam pengawasan petugas, penumpang tetap diharapkan memiliki kewaspadaan pribadi, terutama dalam menjaga barang-barang berharga yang dibawa.

“Kami mengingatkan kepada para penumpang agar tidak mengenakan perhiasan yang terlalu mencolok ataupun membawa barang berharga secara berlebihan selama perjalanan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi tindak kejahatan serta mendukung terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” ujar Reza.

Pada masa Angkutan Lebaran Tahun ini, KAI juga mengimbau pelanggan untuk lebih memperhatikan barang bawaan masing-masing, terutama ketika akan turun dari kereta api. Penumpang diminta memastikan seluruh barang pribadi telah dibawa dan tidak tertinggal di kursi maupun di area bagasi.

Apabila pelanggan mengalami kehilangan barang, mereka dapat segera melaporkannya melalui layanan lost and found atau kepada kondektur, petugas Polsuska, atau melalui Contact Center KAI 121 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Selain itu, pelanggan juga diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar serta segera menyampaikan kepada petugas apabila melihat hal-hal yang mencurigakan baik di stasiun maupun di dalam kereta api.

“KAI senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pelayanan serta keamanan bagi seluruh pelanggan. Oleh karena itu, kami berharap dukungan dan partisipasi masyarakat untuk mematuhi imbauan ini agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan berkesan,” tambah Reza.

“Kami berharap masa libur panjang ini dapat berjalan dengan lancar, serta seluruh pelanggan dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan membawa kembali seluruh barang bawaannya dengan lengkap,” tutup Reza.


Agam, netralpost --- Kapolres Agam AKBP Muari sedang memasangkan pita dimulainya Operasi Ketupat 2026 saat gelar pasukan di Mapolres setempat, Kamis (12/3/2026).

Agam, netralpost --- Kapolres Agam AKBP Muari sedang memasangkan pita dimulainya Operasi Ketupat 2026 saat gelar pasukan di Mapolres setempat, Kamis (12/3/2026).


Lubuk Basung, netralpost - Kepolisian Resor (Polres) Agam, Sumatera Barat menyiapkan tujuh jalan alternatif saat arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, untuk mencegah terjadinya kemacetan dampak ruas jalan di daerah itu banyak yang rusak akibat bencana hidrometeorologi terjadi akhir November 2025.

"Kita menyediakan tujuh jalan alternatif untuk mengurai kemacetan saat melewati jalan yang rusak," kata Kapolres Agam AKBP Muari di Lubuk Basung, Kamis.

Ia mengatakan jalan alternatif yang disediakan untuk menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi, Palembang-Bukittinggi dan lainnya yang aman untuk dilalui kendaraan.

Pemerintah juga telah membuat jalan semi permanen ada berupa jembatan bailey dan armco di lokasi yang jembatan rusak dibawa arus banjir bandang, tanah longsor dan banjir.

Dengan adanya jembatan bailey dan armco maka arus lalu lintas kembali normal dan termasuk perekonomian masyarakat.

"Jembatan bisa menjadi alternatif bagi pengendara saat melewati daerah itu," katanya.

Ia mengakui Polres Agam membuat dua pos pelayanan dan dua pos pengamanan saat Operasi Ketupat 2026, agar mudik aman dan keluarga bahagia.

Operasi Ketupat itu dengan menurunkan puluhan personel dan ditambah personel dari TNI, Satpol PP, BPBD, Perhubungan dan lainnya.

Setelah itu, membuat Satuan Tugas Patroli, Satuan Tugas Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) dan Satuan Tugas Preventif.

Masing-masing memiliki tugas dan dimana Satgas itu saling berkaitan antara satu dengan yang lain, sehingga tugas di lapangan dapat terselenggaranya kondisi keamanan, ketertiban masyarakat dengan baik.

"Satgas tersebut bakal melakukan patroli di wilayah hukum Polres Agam dalam mencegah hal tidak diinginkan," katanya.(rls) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat selama masa Angkutan Lebaran 2026 periode 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026 mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api dengan total ketersediaan tiket sebanyak 171.424 tempat duduk. Setiap harinya, KAI Divre II Sumbar melayani rata-rata 28 perjalanan kereta api dengan ketersediaan 7.792 tempat duduk.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa data terbaru hingga Ahad, 15 Maret 2026 pukul 12.00 WIB, sebanyak 27.997 tempat duduk telah terjual. Angka tersebut masih bersifat dinamis seiring dengan proses penjualan tiket yang masih berlangsung. “Masih tersedia 143.427 tempat duduk hingga berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026. Sementara itu, untuk periode tujuh hari ke depan sesuai dengan ketentuan pemesanan KA Lokal (H-7), masih terdapat sekitar 46.470 tempat duduk yang dapat dipesan oleh masyarakat,” ujar Reza.

Penjualan tiket kereta api lokal di wilayah Divre II Sumbar didominasi oleh masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta api untuk berlibur maupun berwisata, khususnya menuju kawasan pantai di Kota Pariaman dengan menggunakan KA Pariaman Ekspres. Pada masa Angkutan Lebaran hingga hari ini, penjualan tiket KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras telah mencapai  21.126 tempat duduk, sementara sisanya berasal dari pengguna jasa KA Minangkabau Ekspres dan KA Lembah Anai.

KAI Divre II Sumatera Barat mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih tersedia selama masa Angkutan Lebaran. Kereta api menjadi pilihan transportasi yang praktis, aman, dan nyaman untuk menikmati libur akhir tahun, khususnya bagi pelanggan yang ingin berwisata bersama keluarga.

Dengan jadwal perjalanan yang teratur, waktu tempuh yang terukur, serta harga tiket yang terjangkau, layanan kereta api lokal di wilayah Sumatera Barat menjadi solusi transportasi andalan untuk menghindari kepadatan lalu lintas jalan raya. Pelanggan juga dapat menikmati kemudahan pemesanan tiket secara digital melalui aplikasi Access by KAI yang cepat, aman, dan transparan.

Reza mengimbau kepada seluruh pelanggan agar melakukan pemesanan atau pembelian tiket kereta api hanya melalui aplikasi Access by KAI. Imbauan ini bertujuan untuk menghindari potensi penipuan serta memastikan keabsahan tiket. Pemesanan tiket dapat dilakukan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.

“Loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung atau go-show mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.

KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum libur Natal dan Tahun Baru ini untuk bepergian menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan yang ramah lingkungan serta memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan.


 

Padang, netralpost --- Dalam rangka memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Reza Chairul Akbar, melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) yang disiapkan untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, (15/3/2026) 

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan bersama sejumlah Pejabat Utama Ditlantas Polda Sumbar. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh pos pengamanan dan pelayanan benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar meninjau secara langsung kesiapan personel yang bertugas, kelengkapan fasilitas pos, serta sistem pengaturan lalu lintas yang diterapkan di lapangan. Ia juga memberikan arahan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan sikap humanis, profesional, dan responsif dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan merupakan bagian penting dari strategi pengamanan selama Operasi Ketupat. Pos-pos tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengaturan lalu lintas, tetapi juga sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel yang bertugas benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik menjadi prioritas utama kami,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar.

Selain melakukan pengecekan fasilitas pos, Dirlantas juga mengevaluasi kesiapan peralatan pendukung seperti kendaraan patroli, perlengkapan komunikasi, serta sistem pengaturan arus lalu lintas yang diterapkan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di sejumlah titik rawan.

Dirlantas juga menekankan pentingnya koordinasi antara kepolisian dengan berbagai pihak terkait, seperti TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta instansi lainnya yang turut terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran tahun ini.

Melalui pengecekan ini diharapkan seluruh personel dapat menjalankan tugas secara optimal dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Operasi Ketupat sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Dengan adanya kesiapan personel dan sarana yang optimal, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar berharap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Sumatera Barat dapat berjalan dengan lancar serta mampu mewujudkan mudik yang aman, tertib, dan selamat bagi seluruh masyarakat.(*)


 ‎

‎Sumani —( Kominfo ) Bupati Solok, Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, bersama Wakil Bupati Solok H. Candra, S.Hi, menghadiri kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Lukman Al-Majid, Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Diatas, Sabtu (14/3/2026).

Pada ‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Mantan Wali Kota Solok H. Zul Elfian Umar, SH, M.Si, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, Camat X Koto Diatas, unsur Forkopimcam, Walinagari Sumani, serta tokoh-tokoh masyarakat Nagari Sumani.

‎Dewan Penasihat Masjid Lukman Al-Majid, Liferdi Lukman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat yang menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebenaran, memperkuat budaya kebersamaan, serta mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Fitri.

‎Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

‎Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak bencana hidrometeorologi yang sempat terjadi di sejumlah wilayah.

‎“Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat, kita berharap daerah yang terdampak dapat segera pulih dan pembangunan dapat kembali berjalan dengan baik,” ujar Bupati.

‎Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi di tengah maraknya penyebaran disinformasi dan hoaks di media sosial.

‎“Kita harus mampu menjaga kebersamaan serta tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya. Persatuan dan kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun daerah,” tambahnya.

‎Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.

‎“Ramadan adalah kesempatan bagi kita semua untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan. Kita tidak tahu apakah masih dipertemukan dengan Ramadan berikutnya, maka mari kita jalani bulan suci ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

‎Acara peringatan Nuzulul Qur’an tersebut dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Buya Drs. H. Ristawardi Dt Marajo Nan Batungkek Ameh. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh masyarakat Nagari Sumani yang memadati Masjid Lukman Al-Majid sebagai bentuk kecintaan terhadap Al-Qur’an serta semangat mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadan.



PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat resmi mengumumkan pemberlakuan One Way System atau sistem satu arah untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode mudik dan balik tahun ini. Kebijakan strategis ini akan diterapkan pada dua gelombang utama, yakni 19-20 Maret 2026 dan dilanjutkan kembali pada 22-24 Maret 2026. Langkah ini diambil guna menjamin kenyamanan dan kelancaran para pengendara yang melintasi jalur-jalur rawan macet di ranah Minang.

​Penerapan sistem satu arah ini difokuskan pada jalur penghubung utama yang menjadi urat nadi transportasi di Sumatera Barat. Melalui visualisasi ikonik Jam Gadang dan Rumah Gadang dalam sosialisasinya, Ditlantas ingin menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas ini dilakukan demi menjaga "marwah" ketertiban jalan raya di tengah euforia pulang kampung. Petugas di lapangan nantinya akan disiagakan penuh untuk mengarahkan pengguna jalan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di titik-titik krusial.

​Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menyatakan bahwa keputusan ini telah melalui kajian mendalam terkait tren pergerakan kendaraan setiap tahunnya. "Kami memahami kerinduan masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga, namun keselamatan adalah prioritas utama. One Way System ini adalah solusi efektif untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas yang sering terjadi di titik-titik penyempitan jalur," ujarnya dalam keterangan resmi terkait persiapan pengamanan jalan raya.

​Beliau juga menambahkan pesan khusus bagi para pengguna jalan agar selalu memperbarui informasi mengenai jam operasional sistem satu arah ini melalui kanal media sosial resmi Polri. "Kami menghimbau masyarakat untuk merencanakan waktu perjalanan dengan bijak dan tetap mematuhi instruksi petugas di lapangan. Jangan memaksakan diri jika lelah, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum menempuh perjalanan jauh," tambah Dirlantas.

​Dengan adanya skema lalu lintas yang terorganisir ini, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin dan waktu tempuh perjalanan menjadi lebih efisien. Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat agar momen lebaran tahun 2026 ini berjalan dengan aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh perantau yang kembali ke kampung halaman.



Sumatera Barat, netralpost — Dalam rangka menyemarakkan bulan penuh keberkahan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menggelar kegiatan inovatif bertajuk “Patroli JELBUSA” (Jelang Buka Puasa). Inisiatif ini bertujuan ganda: memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga kondusif, sekaligus berbagi kebahagiaan melalui pembagian takjil kepada para pengguna jalan.

Melalui patroli ini, Ditlantas Polda Sumbar hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa setiap individu dapat menikmati momen berbuka puasa dengan aman, nyaman, dan penuh suka cita bersama keluarga tercinta. Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga untuk berbagi kebahagiaan. Dengan memberikan takjil ini, kami berharap dapat membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa agar dapat berbuka tepat waktu dengan hidangan yang telah kami sediakan,” ujar salah seorang perwakilan Ditlantas Polda Sumbar.

Kegiatan pembagian takjil ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat kebersamaan yang ingin ditanamkan oleh Ditlantas Polda Sumbar, khususnya di bulan Ramadan. Momen ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa empati dan solidaritas.

Dengan adanya Patroli JELBUSA ini, diharapkan masyarakat tidak hanya merasa aman, tetapi juga merasakan kehangatan dan perhatian dari pihak kepolisian. Mari kita jadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum untuk terus menebar kebaikan, mempererat persaudaraan, dan menyambut keberkahan bersama.(*) 


pasamanbarat, netralpost – Polri secara serentak se-Indonesia menggelar “Gerakan Pangan Pasar Murah”, dalam kegiatan tersebut Polres Pasaman Barat, Polda Sumbar juga menggelar kegiatan yang sama dengan antusias yang tinggi dari ratusan masyarakat, pada Sabtu (14/3/2026) pagi.

Dihalaman Mako Polres Pasaman Barat, terlihat ratusan masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

"Gerakan Pangan Polri dilaksanakan secara serentak, untuk meringankan dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dan terjangkau," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.

Dikatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, dan meningkatkan daya beli masyarakat, serta menjamin ketersediaan sembako menjelang hari raya Idulfitri 1447 Hijiriah.

"Melalui kegiatan tersebut, masyakarat bisa mendapatkan berbagai jenis kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau di bawah harga pasar, sehingga kelangkaan sembako dapat kita antisipasi," ucap Kapolres.

Dijelaskan, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga terjangkau diantaranya beras SPHP kemasan lima kilogram seharga Rp 57.000, dan minyak goreng kemasan satu liter Rp 16.000.

Sedangkan gula pasir dijual seharga Rp 17.000 per kilogram, mie instan Rp 100.000 per karton, telur ayam Rp 48.000 per papan, dan telur itik Rp 70.000 per papan.

"Masyarakat juga dapat membeli cabai merah seharga Rp 28.000 per kilogram, bawang merah Rp 35.000 per kilogram, dan gas LPG tiga kilogram Rp 20.000 per tabung," jelasnya.

Kapolres menyebut, menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri, Satgas Saber Pangan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terkait ketersediaan dan harga bahan pokok diseluruh pasar yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

"Hingga saat ini petugas belum menemukan adanya penimbunan sembako oleh para spekulan. Ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang lebaran saat ini," pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat menyambut positif kegiatan Gerakan Pangan Pasar Murah yang diselenggarakan oleh Polres Pasaman Barat. Ia mengaku memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga murah, di bawah harga pasaran.

"Terima kasih jajaran Polres Pasaman Barat, yang telah membantu meringankan beban masyarakat, terutama menjelang hari raya Idulfitri," ungkapnya. (HumasResPasbar)

LIMA PULUH KOTA, NETRALPOST – Menyambut tradisi mudik Lebaran yang penuh kehangatan, Satlantas Polres 50 Kota resmi mengumumkan pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026.

Agenda tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, dimulai dari tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Dengan persiapan matang, kepolisian siap memastikan setiap jengkel aspal di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi jalur yang ramah dan aman bagi para perantau yang pulang ke kampung halaman.

​Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., menekankan bahwa fokus utama tahun ini adalah menciptakan rasa tenang bagi masyarakat.

Mengusung slogan "Mari Wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia", operasi ini tidak hanya sekadar penegakan aturan lalu lintas, tetapi juga merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan. Petugas akan disiagakan di berbagai titik strategis untuk meminimalisir angka kecelakaan dan mengurai potensi kemacetan di titik-titik rawan.

​Senada dengan Kapolres, Kasatlantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko Irzal, menjelaskan bahwa personelnya akan mengedepankan tindakan preventif dan edukatif. "Kami ingin masyarakat merasa ditemani selama perjalanan. Petugas kami akan berjaga siang dan malam untuk memastikan arus lalu lintas tetap mengalir lancar, sehingga perjalanan jauh menuju rumah tidak terhambat oleh kendala teknis maupun keamanan," ujar Iptu Zarwiko.

​Kawasan Lima Puluh Kota sendiri dikenal sebagai jalur lintas provinsi yang cukup padat, terutama yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Riau. Oleh karena itu, pengamanan ekstra akan diterapkan di jalur-jalur berkelok dan daerah rawan longsor. Pos pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) telah disiapkan dengan fasilitas yang memadai agar pemudik yang merasa lelah dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

​Pihak kepolisian juga menghimbau para pemudik untuk memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat. Mulai dari pengecekan mesin, rem, hingga tekanan ban harus menjadi prioritas utama. Selain itu, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan batas kecepatan adalah kunci agar misi "Mudik Aman" bisa benar-benar terwujud, sehingga momen bertemu keluarga di hari raya tidak ternodai oleh insiden yang tidak diinginkan.

​Dengan dimulainya Operasi Ketupat Singgalang 2026, Polres 50 Kota berharap sinergi antara petugas dan masyarakat dapat terjalin dengan kuat. Semangat gotong royong di jalan raya diharapkan mampu membawa ribuan pemudik sampai ke pintu rumah mereka masing-masing dengan senyuman. Selamat mudik, tetap waspada, dan mari kita jadikan Lebaran tahun ini sebagai momen kemenangan yang penuh keberkahan dan keselamatan.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.